Israel Tuduh Diplomat Prancis Selundupkan Senjata ke Warga Palestina

Senin, 19 Maret 2018 - 17:12 WIB
Israel Tuduh Diplomat...
Israel Tuduh Diplomat Prancis Selundupkan Senjata ke Warga Palestina
A A A
TEL AVIV - Pemerintah Israel pada hari Senin (19/3/2018) mengumumkan penahanan terhadap seorang diplomat Prancis yang bekerja di Konsulat Prancis di Yerusalem. Pihak Tel Aviv marah setelah mengetahui pegawadi diplomatik itu menyelundupkan senjata untuk warga Palestina di Hamas dan Tepi Barat.

Romain Franck ditahan sejak 15 Februari 2018. Dia dituduh menyelundupkan total 70 pistol dan dua senapan serbu ke warga Palestina di dua wilayah tersebut dalam lima kesempatan.

Tuduhan ini disampaikan Badan Keamanan Israel atau Shin Bet. Shi Bet buka suara setelah beberapa pekan kasus itu dibungkam pemerintah.

”Franck bertindak demi keuntungan finansial, atas inisiatifnya sendiri dan tanpa sepengetahuan atasannya,” bunyi pernyataan Shin Bet.

Menurut seorang pejabat Shin Bet kepada Reuters, Franck tidak diyakini memiliki motif ideologis seperti memberi dukungan untuk militan Palestina.

”Ini adalah insiden yang sangat serius dimana kekebalan dan hak istimewa yang diberikan kepada misi diplomatik asing di Israel secara sinis dieksploitasi untuk menyelundupkan belasan senjata yang dapat digunakan untuk serangan teroris terhadap warga sipil dan pasukan keamanan Israel,” lanjut pernyataan Shin Bet.

Franck, 23, dijadwalkan hadir pada sidang pengadilan Israel pada hari Senin siang waktu Israel. Agenda sidang adalah pengajuan tuntutan secara formal.

Pengacaranya belum bisa dihubungi wartawan untuk memberikan komentar mengenai kasus penyelundupan senjata yang dituduhkan kepada Franck.

Shin Bet telah merilis foto-foto terdakwa di sebuah padang pasir. Foto-foto itu diambil dari halaman Facebook dengan nama akun Roman Franck. ”Merasa baik di Palestina,” bunyi salah satu posting pengguna akun tersebut untuk menandai sebuah foto.

“Bepergian ke Yerusalem untuk memulai sebuah petualangan baru,” bunyi posting lain di Facebook itu pada 17 Januari 2018.

Seorang juru bicara Kedutaan Besar Prancis di Tel Aviv menggambarkan Franck sebagai anggota konsulat jenderal di Yerusalem. Menurut kedutaan, Prancis menangani kasus ini dengan serius dan bekerja sama dengan pihak berwenang Israel.

Franck ditangkap bersama dengan seorang warga Palestina asal Yerusalem Timur yang dipekerjakan sebagai satpam di konsulat. Menurut Shin Bet ada tujuh tersangka lainnya yang juga ditangkap.

Badan Keamanan Israel ini menuduh Franck menggunakan kendaraan sport milik konsulat, yang menikmati bebas pemeriksaan keamanan Israel karena status diplomatiknya. Kendaraan itu disalahgunakan untuk membawa senjata produksi pabrik dari Gaza ke agen senjata Palestina di Tepi Barat.

Masih menurut pernyataan Shin Bet, Franck menerima senjata dari seorang warga Palestina yang dipekerjakan oleh Pusat Kebudayaan Prancis di Gaza.
(mas)
Berita Terkait
Prancis Resmi Akui Negara...
Prancis Resmi Akui Negara Palestina, Israel Makin Murka
10 Negara Akan Akui...
10 Negara Akan Akui Negara Palestina Besok, Apa Artinya bagi Palestina dan Israel?
Profil Salah Hammouri,...
Profil Salah Hammouri, Pengacara Palestina yang Dideportasi Israel ke Prancis
Media Prancis Sebut...
Media Prancis Sebut Tindakan Israel di Palestina Semakin Mirip dengan Apartheid
Memalukan, Inggris dan...
Memalukan, Inggris dan Prancis Batalkan Rencana untuk Akui Negara Palestina
Gabung Prancis dan Inggris,...
Gabung Prancis dan Inggris, Kanada Akan Akui Negara Palestina September Nanti
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
30 menit yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
1 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
2 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
4 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved