Mengulik Sejarah Konflik Laut China Selatan yang Panas
Selasa, 02 Januari 2024 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Pada riwayatnya, Laut China Selatan (LCS) merupakan jalur pelayaran yang penting. Tak hanya itu, wilayah tersebut juga memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah.
Melihat ke belakang, awal mula konflik LCS bisa ditelusuri sejak 1279. Mengutip laman Beyond The Horizon, Selasa (2/1/2024), kala itu China menggambar peta wilayah pengaruhnya, termasuk memasukkan juga seluruh area Laut China Selatan.
Pada perkembangannya, kendali atas wilayah tersebut sempat berpindah-pindah. Salah satu momen terbesar dari sejarah konflik LCS terjadi pada 1947.
Waktu itu, China membuat sebuah peta Laut China Selatan dengan 9 garis putus-putus. Tak hanya itu, mereka juga mengajukan klaim bahwa wilayah yang masuk “sembilan garis titik” itu telah menjadi bagian teritorialnya.
Lebih jauh, pemerintah China waktu itu semakin memperkuat klaimnya atas dasar sejarah. Mereka menyebut haknya sudah ada sejak berabad-abad lalu ketika rangkaian pulau Paracel dan Spratly dianggap menjadi bagian integral dari China.
Melihat ke belakang, awal mula konflik LCS bisa ditelusuri sejak 1279. Mengutip laman Beyond The Horizon, Selasa (2/1/2024), kala itu China menggambar peta wilayah pengaruhnya, termasuk memasukkan juga seluruh area Laut China Selatan.
Pada perkembangannya, kendali atas wilayah tersebut sempat berpindah-pindah. Salah satu momen terbesar dari sejarah konflik LCS terjadi pada 1947.
Waktu itu, China membuat sebuah peta Laut China Selatan dengan 9 garis putus-putus. Tak hanya itu, mereka juga mengajukan klaim bahwa wilayah yang masuk “sembilan garis titik” itu telah menjadi bagian teritorialnya.
Lebih jauh, pemerintah China waktu itu semakin memperkuat klaimnya atas dasar sejarah. Mereka menyebut haknya sudah ada sejak berabad-abad lalu ketika rangkaian pulau Paracel dan Spratly dianggap menjadi bagian integral dari China.
Lihat Juga :