alexa snippet

Beredar Video Tentara AS Tembaki Truk Sipil di Afghanistan

Beredar Video Tentara AS Tembaki Truk Sipil di Afghanistan
Cuplikan gambar dari video yang menunjukkan sniper tentara AS menembaki truk sipil di Afghanistan. Foto/Military.com
A+ A-
KABUL - Sebuah video yang beredar luas di media sosial menunjukkan sniper tentara Amerika Serikat (AS) menembaki truk sipil di sebuah jalan di Afghanistan. Otoritas militer AS pun meluncurkan penyelidikan.

”Video yang dimaksud tidak resmi, tidak berwenang dan tidak mewakili profesionalisme anggota layanan Komando Pusat AS,” kata Kolonel Angkatan Udara John Thomas, juru bicara Komando Pusat Angkatan Udara AS, dalam sebuah pernyataan yang dikirim via email.

”Kami sedang melakukan penyelidikan terhadap video ini, dan akan mengambil tindakan yang tepat sebagai tindak lanjut hasil penyelidikan,” lanjut Thomas.

Belum jelas kapan maupun di mana video aksi brutal itu dibuat. Video dibuat dari sudut pandang penembak runduk (sniper) yang duduk di sebuah kendaraan yang bergerak. Video menunjukkan sebuah truk sipil ditembaki di bagian jendela.

Thomas mengatakan, video tersebut telah menyebabkan kekhawatiran serius. Video muncul di saat AS bersiap mengirim sekitar 1.000 pasukan tambahan baru ke Afghanistan untuk membantu memerangi militan Taliban dan kelompok militan lain termasuk ISIS.

”Saya telah meninjau ulang video tersebut dan saya kecewa, juga prihatin," kata Jenderal Joseph Votel, Komandan Komando Pusat AS, dalam pernyataan di email yang dikutip Reuters, Minggu (14/1/2018).

"Rakyat Amerika, mitra koalisi, pemerintah Afghanistan, dan orang-orang Afghanistan akan percaya bahwa anggota dinas Amerika tidak berperasaan dan acuh tak acuh terhadap kengerian perang atau penderitaan orang-orang yang tidak bersalah, orang-orang terjebak dalam konflik," sambung Votel mengacu kekhawatiran dari dampak video itu.

”Saya dapat meyakinkan Anda bahwa video ini tidak mewakili profesionalisme atau kemanusiaan dari pria dan wanita Komando Pusat AS. Kami tidak menolak pesan yang tidak profesional dan tidak berperasaan yang disampaikan video ini,” lanjut Votel.

(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top