Profil Alberto Fujimori, Mantan Presiden Peru yang Bebas Setelah 16 Tahun Mendekap di Penjara

Jum'at, 08 Desember 2023 - 14:55 WIB
loading...
A A A
Di tahun 1989, dirinya mulai tertarik untuk mencalonkan diri sebagai Presiden Peru. Bersama rekan - rekannya, Fujimori mendirikan Cambio 90 (Change 90), partai yang mengusung dirinya sebagai calon presiden.

Hingga akhirnya di tahun 1990 Alberto Fujimori sukses mengalahkan Vargas Llosa dalam pemilihan putaran kedua dengan total suara 56,5 persen.

Dalam masa jabatannya yang masih dua minggu, Fujimori menerapkan kebijakan penghematan yang keras dengan kenaikan harga bensin 3.000 persen, yang disebut "Fuji Shock", berhasil mengurangi inflasi namun juga menyebabkan PHK serta kesulitan bagi masyarakat miskin.

Pada akhir tahun 2000, pemerintahan Fujimori runtuh setelah video menunjukkan Montesinos menyuap anggota kongres dirilis. Fujimori meninggalkan Peru di tengah tuduhan korupsi, tiba di Jepang, dan mengumumkan pengunduran dirinya.

Meskipun badan legislatif menolaknya, Fujimori secara resmi dipilih untuk mundur dari jabatannya karena dianggap "tidak layak secara moral" oleh otoritas Peru.

Setelah meninggalkan kursi kepresidenan, Fujimori didakwa terlibat dalam lebih dari dua lusin pembunuhan oleh regu pembunuh.

Meskipun pemerintah Jepang menyatakan memiliki kewarganegaraan ganda Peru-Jepang dan menolak permintaan ekstradisi, pada September 2007 Mahkamah Agung Chile menyetujui ekstradisinya ke Peru, mengakhiri pertikaian hukum yang panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Trump: Jangan Sebut...
Trump: Jangan Sebut Saya Bodoh, Sebut Saya Diktator Tirani yang Brilian
Wali Kota Ini Tewas...
Wali Kota Ini Tewas Diberondong Tembakan Pembunuh Bayaran saat Berangkat ke Kantor
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Eks PM Thailand Thaksin...
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan dari Penjara, Korupsi tapi Dihukum Ringan
Korupsi, 2 Eks Menhan...
Korupsi, 2 Eks Menhan China Dijatuhi Hukuman Mati
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved