alexametrics

Tangkapi Demonstran, AS Peringatkan Iran: Dunia Ikut Menyaksikan

loading...
Tangkapi Demonstran, AS Peringatkan Iran: Dunia Ikut Menyaksikan
Ribuan warga Iran turun ke jalan dalam aksi demonstrasi anti pemerintah. Foto/Istimewa
A+ A-
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengutuk tindakan Iran menangkap peserta aksi demonstrasi damai. Washington pun memperingatkan jika dunia sedang menyaksikan tindakan Teheran terhadap demonstrasi anti pemerintah yang terjadi di beberapa kota itu.

Lewat pernyataan sebuah pernyataan Gedung Putih mengatakan bahwa rakyat Iran muak dengan rezim korupsi dan pemborosan kekayaan negara untuk mendanai terorisme.

"Pemerintah Iran harus menghormati hak rakyat mereka, termasuk hak mereka untuk mengekspresikan diri mereka sendiri. Dunia sedang menonton," juru bicara Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders, mengatakan di Twitter seperti dikutip dari BBC, Sabtu (30/12/2017).



Tweet tersebut kemudian muncul di akun Twitter Presiden Donald Trump.

Sementara itu Departemen Luar Negeri AS mendesak semua negara untuk secara terbuka mendukung rakyat Iran dan tuntutan mereka akan hak-hak dasar dan diakhirinya korupsi.

Sementara itu, menanggapi aksi demonstrasi anti pemerintah ini, Wakil Presiden Pertama Eshaq Jahangiri menuding musuh pemerintah berada di balik aksi demonstrasi itu.

"Sejumlah insiden di negara ini dalam beberapa hari belakangan berdalih masalah ekonomi, tapi nampaknya ada hal lain di belakang mereka. Mereka berpikir dengan melakukan ini mereka bisa menyakiti pemerintah, tapi orang lain yang mengendarai ombaknya," kata Jahangiri.

Ribuan orang dikatakan telah bergabung dalam aksi demonstrasi anti pemerintah. Sebelumnya, kantor berita Fars melaporkan bahwa pemrotes di Kermanshah telah menghancurkan beberapa properti publik dan bubar.

Gubernur jenderal Teheran mengatakan bahwa aksi semacam itu akan ditangani dengan ketat oleh polisi, yang berada di luar jalan di jalan utama.

Pejabat di Masyhad mengatakan bahwa demonstrasi tersebut diselenggarakan oleh elemen kontra-revolusioner, dan video online menunjukkan polisi menggunakan meriam air.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak