Senjata Buatan AS Digunakan untuk Membunuh Warga Tak Berdosa di Gaza

Selasa, 05 Desember 2023 - 23:33 WIB
loading...
Senjata Buatan AS Digunakan...
Senjata AS digunakan Israel untuk membunuh warga tak berdosa. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Israel telah menggunakan Joint Direct Attack Munitions (JDAM) buatan AS dalam dua serangan mematikan dan melanggar hukum terhadap rumah-rumah warga sipil di Jalur Gaza. Itu terungkap dalam Amnesty International.

Amnesty menemukan bahwa serangan Israel merupakan serangan langsung terhadap warga sipil atau objek sipil, sehingga memerlukan penyelidikan terhadap potensi kejahatan perang, kata kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Inggris dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.

Fragmen amunisi tersebut ditemukan di reruntuhan rumah yang hancur di Gaza tengah setelah dua serangan terpisah yang menewaskan 43 warga sipil, termasuk 19 anak-anak, 14 wanita, dan 10 pria.

Korban selamat dalam kedua kasus tersebut melaporkan tidak menerima peringatan mengenai serangan yang akan terjadi.

“Fakta bahwa amunisi buatan AS digunakan oleh militer Israel dalam serangan yang melanggar hukum dengan konsekuensi mematikan bagi warga sipil harus menjadi peringatan mendesak bagi pemerintahan Biden. Senjata buatan AS memfasilitasi pembunuhan massal terhadap keluarga besar,” kata Agnes Callamard, sekretaris jenderal Amnesty International, dilansir The New Arab.

“Dua keluarga telah hancur dalam serangan ini, bukti lebih lanjut bahwa militer Israel bertanggung jawab atas pembunuhan di luar hukum dan melukai warga sipil dalam pemboman di Gaza,” kata Callamard.

Amnesty menekankan bahwa AS dan negara-negara lain perlu segera menghentikan transfer senjata ke Israel untuk mencegah potensi pelanggaran hukum internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved