10 Perempuan Hebat yang Jadi Pelopor Kepala Pemerintahan

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 17:16 WIB
loading...
A A A
9. Inggris-Margaret Thatcher (1979-1990)
10 Perempuan Hebat yang Jadi Pelopor Kepala Pemerintahan

Margaret Thatcher bekerja sebagai ahli kimia industri sebelum terjun ke dunia politik. Dia bergabung dengan Partai Konservatif dan menjadi pemimpinnya pada 1975.

Pada 1979, dia adalah perdana menteri wanita pertama Inggris; Thatcher juga merupakan wanita pertama yang terpilih memimpin negara besar di dunia Barat. Dijuluki "Nyonya Besi" karena pendiriannya yang keras terhadap komunisme, ia menjabat selama 11 tahun menjadikannya perdana menteri Inggris terlama abad ke-20.

Selama menjabat, Thatcher mempromosikan kebijakan pasar bebas, memprivatisasi perusahaan milik negara, dan membantu memimpin Inggris menuju masa depan ekonomi yang lebih baik. (Baca juga: Mantan PM Inggris Margaret Thatcher tutup usia)

10. Islandia-Vigdis Finnbogadottir (1980-1996)
10 Perempuan Hebat yang Jadi Pelopor Kepala Pemerintahan

Finnbogadottir Vigd menjadi presiden wanita pertama di Eropa pada 1980. Meskipun menjadi orang tua tunggal paska bercerai, ia menjadi figur politik yang ikonik dan wanita pertama yang terpilih sebagai kepala negara dalam pemilihan nasional di negaranya.

Dikenal sebagai advokat yang gigih memperjuangkan warisan budaya Islandia, Finnbogadottir sangat populer dan terpilih kembali sebagai presiden sebanyak tiga kali; sampai akhirnya pensiun pada 1996, setelah masa jabatan 16 tahun yang menakjubkan.

Sumber: www.worldatlas.com
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Siapa Laura Fernandez?...
Siapa Laura Fernandez? Presiden Baru Kosta Rika yang Ingin Jadi Perisai AS di Amerika Latin
Anggota DPR Ini Dipenjara...
Anggota DPR Ini Dipenjara 8 Bulan karena Mengkritik Presiden
Presiden Iran Perintahkan...
Presiden Iran Perintahkan Timnya Buka Pembicaraan Baru dengan AS
Trump Kibarkan Bendera...
Trump Kibarkan Bendera AS di Greenland, Ejek Para Pemimpin Dunia yang Menentangnya
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
AS-Israel, Negara Sekutu...
AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen
Rekomendasi
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved