Perang Korea Jilid II Terancam Pecah, Korut Tangguhkan Pakta Militer dengan Korsel

Kamis, 23 November 2023 - 15:55 WIB
loading...
A A A
Namun Korea Utara telah beberapa kali melanggar perjanjian tersebut selama dua tahun terakhir, dengan meluncurkan rudal dan menembakkan peluru artileri ke laut ke arah Korea Selatan. Pada Desember lalu, mereka mengirim drone melintasi perbatasan ke Korea Selatan, dan salah satunya terbang hingga ibu kota Seoul.

Hal ini merupakan bagian dari pembenaran Seoul untuk membatalkan sebagian perjanjian tersebut karena Korea Utara sudah tidak mematuhi perjanjian tersebut.

Oleh karena itu, beberapa analis berpendapat bahwa penarikan resmi Pyongyang dari perjanjian tersebut mungkin tidak akan membawa banyak perbedaan.

“Karena Korea Utara tidak menaati perjanjian tersebut sejak awal, kemungkinan terjadinya konflik terbatas selalu ada”, kata Jo Bee Yun dari Institut Analisis Pertahanan Korea, dilansir BBC.

Meskipun kedua belah pihak saling menyalahkan atas meningkatnya ketegangan dan mengancam akan membalas, Jo Bee Yun menyebut hal ini sebagai "balas dendam politik" yang tidak serta merta mengakibatkan "bentrokan militer fisik".

Hasilnya kemungkinan besar akan bergantung pada tindakan yang diambil oleh Korea Utara.



Chun In-bum, pensiunan letnan jenderal Angkatan Darat Korea Selatan, mengatakan Korea Utara ingin "membuat Korea Selatan kesulitan seperti yang dilakukan Korea Selatan untuk mereka". Dia memperkirakan bahwa mereka akan mulai dengan mengerahkan artileri di sepanjang perbatasan, dan dengan menerbangkan lebih banyak drone, kemungkinan ke wilayah Korea Selatan.

Menteri Pertahanan Korea Selatan Shin Won-sik sebelumnya memperingatkan bahwa jika Korea Utara menggunakan penangguhan tersebut sebagai alasan untuk melakukan provokasi, Seoul akan “segera dan tegas menghukum mereka sampai akhir.” Dia mengatakan dia akan memantau perilaku Korea Utara dan mendiskusikan tindakan balasan apa yang harus diambil dengan Presiden Yoon Suk-yeol, ketika dia kembali dari perjalanannya ke Inggris.

Pyongyang menegaskan peluncuran satelit mata-mata tersebut adalah bagian dari “hak untuk membela diri” – namun hal ini mendapat kecaman keras dari Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Apakah Kim Jong-un Benar...
Apakah Kim Jong-un Benar Masuk Islam? Cek Faktanya
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan Beberapa Rudal, Marah dengan Latihan Perang AS-Korsel
Korea Utara Membangun...
Korea Utara Membangun Kapal Selam Nuklir, Momok Baru bagi AS dan Sekutunya
Latihan Tempur Kacau,...
Latihan Tempur Kacau, Jet Militer Korea Selatan Malah Mengebom Warganya Sendiri
Adik Kim Jong-un Kesal...
Adik Kim Jong-un Kesal pada Kapal Induk AS, Ancam Tingkatkan Demonstrasi Kekuatan Nuklir
AS Kerahkan Kapal Induk...
AS Kerahkan Kapal Induk Nuklir ke Korsel setelah Korut Tembakkan Rudal Jelajah Strategis
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan Beberapa Rudal Jelajah Strategis, Pamer Kemampuan Serangan Balik
Calon Kuat Presiden...
Calon Kuat Presiden Korsel Setelah Yoon Suk Yeol Digulingkan, Salah Satunya Pendukung Senjata Nuklir
Parah! Tarif Trump Bikin...
Parah! Tarif Trump Bikin Harta Orang-Orang Paling Tajir Dunia Susut Rp3.400 Triliun dalam 24 Jam
Rekomendasi
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
Kecelakaan di Contraflow...
Kecelakaan di Contraflow KM 69 Tol Jakarta-Cikampek, 2 Mobil Ringsek
Menilik Alasan di Balik...
Menilik Alasan di Balik Trump Terapkan Tarif Impor 32% ke Indonesia
Berita Terkini
Siapa Haitham bin Tariq?...
Siapa Haitham bin Tariq? Raja Oman yang Ubah Konstitusi demi Naikkan Jabatan Putranya
46 menit yang lalu
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
2 jam yang lalu
Siapa yang Jadi Pemenang...
Siapa yang Jadi Pemenang dalam Perang Dagang?
2 jam yang lalu
Siapa Sultan Hassanal...
Siapa Sultan Hassanal Bolkiah? Raja Brunei yang Punya Koleksi Ribuan Mobil
3 jam yang lalu
4 Bulan setelah Deklarasikan...
4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot
5 jam yang lalu
Siapa Yuri Napso? Anggota...
Siapa Yuri Napso? Anggota Parlemen Rusia Dipecat setelah Membolos Kerja selama 200 Hari Tanpa Alasan
5 jam yang lalu
Infografis
Amerika Serikat Umumkan...
Amerika Serikat Umumkan Siap Perang dengan China!
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved