Protes Kebiadaban Israel di Gaza, Cover Koran Yordania Dicetak dalam Bahasa Ibrani
Jum'at, 17 November 2023 - 15:48 WIB
loading...
A
A
A
Al-Ghad membuat daftar sejumlah masalah domestik di Israel yang menurutnya akan menyebabkan kehancuran negara tersebut, termasuk tantangan ekonomi akibat perang di Gaza dan perpecahan politik internal yang dikatakannya adalah "salah satu alasan yang mendorong Israel untuk melancarkan invasi darat ke Gaza".
Dikatakan bahwa meskipun Israel melakukan serangan gencar di Gaza, pasukan pendudukan belum mencapai perkembangan yang signifikan dan bahwa Israel telah jatuh ke dalam “perangkap” yang dibuat oleh Hamas.
Laporan tersebut juga meramalkan reaksi besar terhadap “pemerintahan ekstremis…setiap saat” Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dari “pemukim dan keluarga tahanan pendudukan yang ditahan oleh Hamas” mengacu pada sandera Israel yang ditahan sejak 7 Oktober setelah Hamas melancarkan serangan mematikan terhadap pangkalan militer di Israel selatan.
Langkah yang dikeluarkan surat kabar tersebut terjadi di tengah serangkaian tindakan nyata yang diambil oleh Amman terhadap Israel, dimana parlemen Yordania pada hari Senin dengan suara bulat memberikan suara untuk meninjau kembali perjanjian yang ditandatangani dengan Israel.
Baca Juga: AS dan UE Pertimbangkan Kirim Pasukan PBB di Gaza
Raja Yordania Abdullah menulis opini untuk The Washington Post pada hari Senin, di mana ia mengatakan perang Israel di Gaza telah "mencapai titik kehancuran moral".
Dikatakan bahwa meskipun Israel melakukan serangan gencar di Gaza, pasukan pendudukan belum mencapai perkembangan yang signifikan dan bahwa Israel telah jatuh ke dalam “perangkap” yang dibuat oleh Hamas.
Laporan tersebut juga meramalkan reaksi besar terhadap “pemerintahan ekstremis…setiap saat” Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dari “pemukim dan keluarga tahanan pendudukan yang ditahan oleh Hamas” mengacu pada sandera Israel yang ditahan sejak 7 Oktober setelah Hamas melancarkan serangan mematikan terhadap pangkalan militer di Israel selatan.
Langkah yang dikeluarkan surat kabar tersebut terjadi di tengah serangkaian tindakan nyata yang diambil oleh Amman terhadap Israel, dimana parlemen Yordania pada hari Senin dengan suara bulat memberikan suara untuk meninjau kembali perjanjian yang ditandatangani dengan Israel.
Baca Juga: AS dan UE Pertimbangkan Kirim Pasukan PBB di Gaza
Raja Yordania Abdullah menulis opini untuk The Washington Post pada hari Senin, di mana ia mengatakan perang Israel di Gaza telah "mencapai titik kehancuran moral".
Lihat Juga :