Protes Kebiadaban Israel di Gaza, Cover Koran Yordania Dicetak dalam Bahasa Ibrani
Jum'at, 17 November 2023 - 15:48 WIB
loading...
Protes kebiadaban Israel di Jalur Gaza, halaman muka sebuah surat kabar di Yordania dicetakk dengan bahasa Ibrani. Foto/The New Arab
A
A
A
AMMAN - Sebuah surat kabar di Yordania melakukan aksi protes terhadap kebiadaban Israel di Jalur Gaza dengan cara yang tidak biasa. Surat kabar tersebut mencetak halaman depannya dengan bahasa Ibrani.
Surat kabar Al-Ghad Yordania mencetak halaman depan dalam bahasa Ibrani sebagai protes atas perang Israel di Jalur Gaza. Ini adalah sebuah langkah yang dianggap tidak biasa bagi outlet berita Arab.
"Apa yang terjadi selanjutnya untuk 'Israel'?" judul halaman muka surat kabar itu yang dicetak dalam bahasa Ibrani. Al-Ghad tampaknya berbicara kepada orang-orang Israel.
"(Pertanyaan itu) menjadi suatu keharusan pada saat fakta menunjukkan bahwa hasil perang akan tetap menguntungkan perlawanan [Palestina]," seperti dikutip dari The New Arab, Jumat (17/11/2023).
Baca Juga: Pemimpin Hamas Yakin Menang dalam Perang Melawan Israel, Berikut 3 Alasannya
Dikatakan bahwa pertanyaan tersebut juga diajukan mengingat "beberapa faktor...yang mengarah pada fakta bahwa [Israel] telah mulai menghitung mundur menuju kehancuran".
Surat kabar Al-Ghad Yordania mencetak halaman depan dalam bahasa Ibrani sebagai protes atas perang Israel di Jalur Gaza. Ini adalah sebuah langkah yang dianggap tidak biasa bagi outlet berita Arab.
"Apa yang terjadi selanjutnya untuk 'Israel'?" judul halaman muka surat kabar itu yang dicetak dalam bahasa Ibrani. Al-Ghad tampaknya berbicara kepada orang-orang Israel.
"(Pertanyaan itu) menjadi suatu keharusan pada saat fakta menunjukkan bahwa hasil perang akan tetap menguntungkan perlawanan [Palestina]," seperti dikutip dari The New Arab, Jumat (17/11/2023).
Baca Juga: Pemimpin Hamas Yakin Menang dalam Perang Melawan Israel, Berikut 3 Alasannya
Dikatakan bahwa pertanyaan tersebut juga diajukan mengingat "beberapa faktor...yang mengarah pada fakta bahwa [Israel] telah mulai menghitung mundur menuju kehancuran".
Lihat Juga :