'Saya Ditarik dari Puing-puing, Tak Akan Ada Lagi yang Tersisa dari Gaza'

Senin, 06 November 2023 - 10:08 WIB
loading...
Saya Ditarik dari Puing-puing,...
Alaa Zaher Ahmed (inset), mahasiswi kedokteran Universitas Islam di Gaza yang jadi korban pengeboman Israel. Foto/Newsweek/REUTERS
A A A
GAZA - Alaa Zaher Ahmed adalah mahasiswi kedokteran tahun ketiga di Universitas Islam di Gaza. Dia satu dari sedikit warga Palestina yang selamat dari pengeboman brutal militer Zionis Israel di wilayah itu.

Mahasiswi itu mengisahkan dukanya dalam sebuah tulisan yang memilukan. Dia selamat, tapi para anggota keluarganya meninggal terkubur puing-puing bangunan di Gaza.

Baca Juga: Militer Israel Klaim Belah Gaza Jadi Dua, Komunikasi Padam Total

Berikut cerita Alaa Zaher Ahmed yang dipublikasikan Newsweek.

Kepala saya berdenyut-denyut dan hidung saya dipenuhi aroma tajam bahan peledak. Paru-paru saya menghirup debu puing yang pahit saat kegelapan menyelimuti saya.

Hal terakhir yang saya ingat pada tanggal 10 Oktober adalah merancang poster berwarna merah muda untuk kampanye kesadaran kanker payudara di perguruan tinggi kedokteran saya, tempat saya menjadi mahasiswi tahun ketiga.

Tiba-tiba, sekitar pukul 16.00 sore, jendela mulai bergetar dan warna merah jambu berubah menjadi hitam.

Saya belum paham kalau pesawat perang Israel telah mengebom rumah saya di Khan Yunis. Yang saya tahu hanyalah kaki saya terjepit, darah mengalir di wajah saya, dan oksigen hampir tidak cukup untuk bernapas.

Saya mulai berteriak dan menggedor bongkahan beton di atas saya.

"Aku mendengar ketukan!" sebuah suara teredam memanggil. Sebuah lubang kecil di atas saya dibersihkan dan tangan-tangan menarik saya keluar dari reruntuhan. Memar dan tergores, dengan luka di kepala, tapi masih hidup.

Saya menghabiskan malam di rumah sakit berdoa agar ibu saya, saudara perempuan saya; Reem, saudara laki-laki; Bilal, dan putra Bilal yang berusia tiga tahun; Mohammed, juga selamat.

Personel pertahanan sipil datang sebentar, namun tim penyelamat, peralatan, dan bahan bakar sangat kekurangan, dan ada juga korban lain yang terjebak di bawah tumpukan reruntuhan. Para kerabat dengan putus asa terus menggali puing-puing dengan tangan kosong.

Dan kemudian, secercah harapan. Kerabat kami mendengar suara berisik dari bawah reruntuhan. Akhirnya, pada pukul 05.00 pagi, mereka mengeluarkan adik perempuan saya yang berusia 25 tahun; Reem, yang pingsan dan tidak sadarkan diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Seluruh Tuntutan AS untuk Berdamai
Rekomendasi
Sukun Disebut Superfood...
Sukun Disebut Superfood Lokal Indonesia, Guru Besar IPB Beberkan Keunggulannya
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved