Pangeran Arab Saudi Merespons Pidato Nasrallah: Poros Perlawanan Itu Kebohongan Besar

Minggu, 05 November 2023 - 02:55 WIB
loading...
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi Abdulrahman bin Mosaad mengkritik keras Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon Hassan Nasrallah setelah pidato yang dia sampaikan mengenai perang Israel-Hamas di Gaza, Palestina. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Pangeran Arab Saudi Abdulrahman bin Mosaad mengkritik keras Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon Hassan Nasrallah setelah pidato yang dia sampaikan mengenai perang Israel-Hamas di Gaza, Palestina.

“Tidak ada keraguan bahwa Poros Perlawanan adalah kebohongan besar. 100.000 rudal dan senjata besar-besaran yang dimiliki Hizbullah, tidak ada hubungannya dengan mendukung perjuangan Palestina,” kata Pangeran Abdulrahman.

“Yang disebut Poros Perlawanan telah menangani masalah Palestina selama bertahun-tahun dan hanya merupakan sarana implementasi agenda Iran di kawasan,” ujarnya, seperti dikutip Jerusalem Post, Minggu (5/11/2023).

Baca Juga: Kata Hamas, Ini Satu-satunya Orang yang Mampu Serang AS

“Pidato Hassan Nasrallah yang mengatakan bahwa Operasi Badai al-Aqsa adalah operasi Palestina saja dan Poros Perlawanan terkejut dengan hal ini, dan semua yang dikatakan dalam pidato tersebut menghilangkan semua topeng.”

“Semua ilusi yang didasarkan pada slogan-slogan keras dan pidato-pidato yang bergema harus jatuh padanya. Nasrallah tidak mempercayai pidatonya sendiri sampai dia mengatakan bahwa semua upaya harus dilakukan untuk menghentikan perang di Gaza. Mengapa Anda mengatakan apa yang tidak Anda lakukan? Sangat menjijikkan bahwa Anda mengatakan apa yang tidak Anda lakukan,” paparnya.

Sebelumnya, Nasrallah menyampaikan pidato pada hari Jumat dengan latar belakang ketakutan akan konflik besar-besaran di Timur Tengah.

“Front Lebanon dan eskalasinya ke segala arah bergantung pada dua hal—jalannya peristiwa di Gaza dan perkembangannya, dan yang kedua—aktivitas Israel di Lebanon. Kemungkinan bahwa front Lebanon akan berkembang adalah kemungkinan yang nyata,” katanya.

“Perang telah meluas ke lebih dari satu front—kami salut kepada tentara Irak dan Yaman yang memasuki jantung kampanye yang diberkati ini. Tidak ada lagi pertempuran yang sah dan benar dari sudut pandang kemanusiaan, moral dan agama seperti pertempuran melawan perang melawan Zionis,” kata Nasrallah.

“Serangan pada tanggal 7 Oktober sepenuhnya direncanakan oleh Palestina dan begitu pula pelaksanaannya. Kami mempunyai dua tujuan di depan kami—menghentikan pertempuran karena alasan kemanusiaan dan mencapai kemenangan bagi Gaza dan Hamas. Kemungkinan bahwa front Lebanon akan berkembang adalah sebuah hal kemungkinan nyata."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved