Pentagon Umumkan Bom Nuklir Model Baru AS
Minggu, 29 Oktober 2023 - 14:02 WIB
loading...
Pentagon umumkan rencana AS menambahkan bom nuklir model baru untuk ditambahkan ke gudang senjatanya. Foto/Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengumumkan rencana untuk menambahkan bom nuklir model baru ke dalam gudang senjatanya.
Bom gravitasi baru akan diberi nama B61-13, varian dari model B61 yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1960-an.
"Administrasi Keamanan Nuklir Nasional Departemen Energi AS akan memulai produksi sambil menunggu otorisasi dan alokasi Kongres," menurut pernyataan Departemen Pertahanan AS seperti dikutip dari Insider, Minggu (29/10/2023).
Baca Juga: Pentagon Ngeri, ICBM Nuklir DF-5C China Mampu Serang Benua AS, Alaska, dan Hawaii
Menurut laporan Insider sebelumnya model sebelumnya, B61-12, dapat melakukan serangan penetrasi bumi, serangan dengan hasil rendah dan tinggi, peledakan di atas permukaan, dan opsi penghancur bunker.
Berdasarkan lembar fakta yang disediakan oleh departemen tersebut, langkah ini merupakan hasil dari perubahan lingkungan keamanan dan bukan peristiwa spesifik apa pun.
Pengumuman ini muncul hanya satu minggu setelah Amerika Serikat mengumumkan peringatan perjalanan yang hati-hati di seluruh dunia di tengah perang Israel-Hamas.
Bom gravitasi baru akan diberi nama B61-13, varian dari model B61 yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1960-an.
"Administrasi Keamanan Nuklir Nasional Departemen Energi AS akan memulai produksi sambil menunggu otorisasi dan alokasi Kongres," menurut pernyataan Departemen Pertahanan AS seperti dikutip dari Insider, Minggu (29/10/2023).
Baca Juga: Pentagon Ngeri, ICBM Nuklir DF-5C China Mampu Serang Benua AS, Alaska, dan Hawaii
Menurut laporan Insider sebelumnya model sebelumnya, B61-12, dapat melakukan serangan penetrasi bumi, serangan dengan hasil rendah dan tinggi, peledakan di atas permukaan, dan opsi penghancur bunker.
Berdasarkan lembar fakta yang disediakan oleh departemen tersebut, langkah ini merupakan hasil dari perubahan lingkungan keamanan dan bukan peristiwa spesifik apa pun.
Pengumuman ini muncul hanya satu minggu setelah Amerika Serikat mengumumkan peringatan perjalanan yang hati-hati di seluruh dunia di tengah perang Israel-Hamas.
Lihat Juga :