Israel Lancarkan Serangan Baru ke Gaza, Isyaratkan Akan Ada Invasi

Kamis, 26 Oktober 2023 - 23:21 WIB
loading...
Israel Lancarkan Serangan...
Israel lancarkan serangan baru ke Jalur Gaza, isyaratkan akan ada invasi. Foto/Ilustrasi
A A A
TEL AVIV - Israel mengatakan pasukan daratnya telah melakukan serangan besar-besaran ke Jalur Gaza semalam untuk menyerang sasaran Hamas . Itu dilakukan ketika Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu mengatakan pihaknya masih mempersiapkan invasi darat yang mungkin merupakan salah satu dari beberapa invasi darat.

Radio tentara Israel mengatakan militer Zionis semalam melancarkan serangan terbesarnya ke Gaza utara dalam perang melawan Hamas saat ini. Israel telah berjanji untuk memberangus kelompok militan itu.

Militer kemudian merilis video di X yang menunjukkan kendaraan lapis baja melintasi penghalang yang dijaga ketat dari Israel dan meledakkan bangunan sebagai persiapan untuk tahap pertempuran selanjutnya.

“Tank dan infanteri menyerang banyak sel teroris, infrastruktur dan pos peluncuran rudal anti-tank,” katanya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (26/10/2023).

Baca Juga: Tank-tank Israel Masuk Gaza Tadi Malam, Lalu Mundur Lagi

Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lain mendesak Israel untuk menunda invasi penuh. Jalur Gaza telah terguncang akibat pemboman Israel selama hampir tiga minggu yang dipicu oleh serangan mendadak Hamas yang didukung Iran di Israel selatan yang menewaskan 1.400 orang dan menculik ratusan orang lainnya.

Gedung Putih mengatakan Presiden AS Joe Biden mengadakan panggilan telepon dengan Netanyahu, membahas upaya berkelanjutan untuk menemukan dan menjamin pembebasan warga Amerika yang diyakini disandera oleh militan di Gaza.

Israel mengatakan ada 224 sandera. Hamas mengancam akan membunuh beberapa orang yang ditahannya, termasuk pemegang paspor asing, namun telah membebaskan empat orang sejak Jumat lalu. Gaza juga mulai menerima sejumlah kecil bantuan keesokan harinya.

Gedung Putih mengatakan Biden dan Netanyahu juga membahas perjalanan yang aman bagi orang asing lainnya yang ingin meninggalkan Gaza, aliran bantuan yang berkelanjutan, dan jalan menuju perdamaian permanen dengan rakyat Palestina.

“Presiden menegaskan kembali bahwa Israel mempunyai hak dan tanggung jawab untuk membela warganya dari terorisme dan melakukannya dengan cara yang konsisten dengan hukum kemanusiaan internasional,” kata pernyataan Gedung Putih.

Baca Juga: Israel Tunda Invasi Darat Gaza agar AS Kerahkan Dulu 12 Sistem Rudal ke Timur Tengah

Pernyataan itu mencerminkan tindakan yang seimbang atas dukungan AS terhadap tindakan Israel setelah Biden dikritik karena meragukan jumlah korban di Palestina.

Netanyahu, yang berulang kali menyatakan bahwa invasi darat akan segera terjadi, mengatakan kepada warga dalam pidatonya pada Rabu malam: "Saya tidak akan menjelaskan lebih lanjut kapan, bagaimana atau berapa banyak."

Israel telah melakukan pemboman intensif selama berminggu-minggu di Jalur Gaza yang padat penduduknya setelah serangan Hamas pada 7 Oktober terhadap komunitas Israel, yang menurut Israel menewaskan sekitar 1.400 orang.

Kementerian Kesehatan Gaza pada hari Kamis mengatakan bahwa 7.028 warga Palestina telah tewas dalam serangan udara tersebut, termasuk 2.913 anak-anak.

Baca Juga: Netanyahu Akui IDF Gagal Tangani Serangan Hamas yang Tewaskan 1.400 Orang Israel

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved