Sekjen PBB Dukung Terbentuknya Negara Palestina

Kamis, 31 Agustus 2017 - 03:19 WIB
Sekjen PBB Dukung Terbentuknya...
Sekjen PBB Dukung Terbentuknya Negara Palestina
A A A
GAZA - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengatakan bahwa ia bermimpi untuk melihat Jalur Gaza menjadi bagian dari satu negara Palestina yang berdaulat. Itu dikatakannya saat melakukan kunjungan ke Jalur Gaza untuk pertama kali.

"Saya bermimpi melihat sebuah negara Palestina hidup dalam situasi damai dan aman berdampingan dengan Israel, dan saya bermimpi melihat Gaza sebagai bagian dari satu negara Palestina yang berdaulat," kata Guterres dalam sebuah konferensi pers di salah satu sekolah PBB di Gaza utara.

Guterres dan konvoi kendaraan PBB memasuki Gaza melalui perbatasan Erez yang melintasi antara ujung utara daerah kantong pantai yang diblokade dan Israel.

"Kami meminta masyarakat internasional untuk memberikan bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan ke Jalur Gaza. Perpecahan internal Palestina menghancurkan rakyat Palestina," ucapnya seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (31/8/2017).

Guterres menyerukan untuk menghapus semua hambatan untuk mendirikan negara Palestina, dan menekankan pentingnya menyelesaikan krisis kemanusiaan di Gaza.

"Tapi masalah Gaza tidak hanya kemanusiaan, juga politis," dia mengingatkan.

Sebelumnya, puluhan warga Palestina, termasuk anggota keluarga dan kerabat tahanan yang ditahan di penjara Israel, mencegat konvoi Sekjen PBB di Gaza utara.

Ketika konvoi melewati sebuah pos pemeriksaan yang dikendalikan Hamas, kerabat tahanan Palestina mencegatnya dan berdemonstrasi sebelum konvoi tersebut melanjutkan perjalanan ke kota Gaza.

Baca juga:
Aksi Protes Iringi Kunjungan Sekjen PBB ke Jalur Gaza


Sementara itu, Dewan Hubungan Luar Negeri Palestina menyatakan mengecam ketidakpedulian Sekjen PBB atas penderitaan lebih daru 2 juta warga Palestina yang tinggal di Gaza. Pernyataan dari dewan yang berbasis di Gaza itu dikirimkan melalui surat elektrokik atau email.

"Ketidakpedulian ini melanggar prinsip dan tujuan paling sederhana dari Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata dewan tersebut.

"Kami meminta Sekretaris Jenderal PBB untuk melakukan kunjungan dan melakukan tur nyata ke Gaza serta melihat penderitaan rakyat yang mendalam," sambung pernyataan itu.

Sekjen PBB asal Portugal itu tidak dijadwalkan untuk bertemu dengan pemimpin Hamas lainnya. Kelompok pembebasan Hamas telah memerintah Gaza sejak gerakan mereka dengan keras menguasai wilayah tersebut pada bulan Juni 2007.

Sehari sebelumnya wakil ketua Dewan Legislatif Palestina atau parlemen, Ahmed Bahar mengatakan, kunjungan Guterres ke Gaza tidak disukai. Pasalnya ia menyatakan solidaritas terhadap sandera Israel dan mengabaikan ribuan orang Palestina yang dipenjara di penjara-penjara Israel.

Namun kemudian juru bicara Hamas di Gaza mengatakan, Fawzi Barhoum mengatakan, kunjungan Guterres ke Gaza diterima, setelah kepala PBB melakukan kunjungan ke keluarga tahanan Palestina selama turnya di Tepi Barat.

Guterres juga bertemu dengan tiga keluarga pengungsi dari Jalur Gaza dan mendengarkan mereka mengenai situasi di daerah kantong pantai.

"Dia harus membantu mengakhiri blokade Israel dan menyelamatkan situasi kemanusiaan yang memburuk," kata Barhoum.

Pejabat lokal PBB mengatakan Guterres akan mengunjungi markas PBB di kota Gaza dan mendapat pengarahan dari pejabat PBB mengenai situasi di Gaza.

Dia akan berkeliling Gaza dan bertemu dengan tokoh-tokoh Palestina dan pemimpin klan di daerah kantong.

Guterres tiba di Israel pada hari Senin dan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Pada hari Selasa, dia mengunjungi kota Ramallah di Tepi Barat dan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri pemerintah konsensus Palestina Rami Hamdallah.
(ian)
Berita Terkait
Sidang PBB Bahas Konflik...
Sidang PBB Bahas Konflik Palestina
Pakar PBB Kecam Hukuman...
Pakar PBB Kecam Hukuman Kolektif pada Rakyat Palestina oleh Israel
Biadab, Israel Bunuh...
Biadab, Israel Bunuh 172 Warga Palestina Sejak Awal Tahun 2023
PBB Desak Israel Batalkan...
PBB Desak Israel Batalkan Rencana Caplok Wilayah Palestina
Palestina Tempuh Langkah...
Palestina Tempuh Langkah Hukum Internasional Lawan Israel
Presiden PBB: Dua Negara,...
Presiden PBB: Dua Negara, Solusi Tunggal Selesaikan Konflik Israel-Palestina
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
33 menit yang lalu
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
7 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
8 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
10 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved