PBB Desak Israel Batalkan Rencana Caplok Wilayah Palestina

Kamis, 21 Mei 2020 - 18:22 WIB
loading...
PBB Desak Israel Batalkan...
Utusan Timur Tengah PBB, Nickolay Mladenov meminta Israel untuk menghentikan ancaman melakukan aneksasi wilayah Palestina. Foto/Ist
A A A
NEW YORK -

Utusan Timur Tengah PBB, Nickolay Mladenov meminta Israel untuk menghentikan ancaman melakukan aneksasi wilayah Palestina. Dia mengatakan, setiap langkah menuju tujuan itu merupakan pelanggaran hukum internasional.

"Prospek berbahaya aneksasi oleh Israel atas bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki adalah ancaman yang semakin besar," kata Mladenov kepada Dewan Keamanan PBB, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (21/5/2020).

"Pencaplokan akan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, merupakan pukulan telak bagi solusi dua negara, menutup pintu bagi pembaruan perundingan, dan mengancam upaya untuk memajukan perdamaian regional," sambungnya.

Menurut rencana Israel, aneksasi akan berlangsung 1 Juli, berdasarkan kesepakatan pembentukan pemerintahan Israel antara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan kepala Partai Biru dan Putih, Benny Gantz.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas kemudian mengatakan, Ramallah akan menghentikan seluruh kesepakatan dengan Washington dan Tel Aviv, jika Israel melanjutkan rencana mencaplok wilayah Tepi Barat.

Abbas membuat pengumuman itu selama pertemuan darurat di Ramallah untuk membahas rencana Israel mencaplok bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki. Ia mengatakan, keputusan itu termasuk perjanjian keamanan dengan Israel, termasuk yang ditetapkan dalam Kesepakatan Oslo yang ditandatangani pada tahun 1993.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved