alexa snippet

Mantan PM Thailand Kabur karena Takut Dijatuhi Hukuman Berat

Mantan PM Thailand Kabur karena Takut Dijatuhi Hukuman Berat
Seorang sumber yang dekat dengan mantan Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, menuturkan alasan mengapa Yingluck memutuskan untuk kabur ke luar negeri. Foto/Istimewa
A+ A-
BANGKOK -  Seorang sumber yang dekat dengan mantan Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, menuturkan alasan mengapa Yingluck memutuskan untuk kabur ke luar negeri.. Menurut sumber itu, Yingluck kabur karena takut dijatuhi hukuman berat oleh pengadilan Thailand.

Sumber itu menuturkan, pada awalnya Yingluck berencana untuk menghadiri pengadilan yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan lalu. Namun, setelah Yingluck mendegar desas-desus soal hukuman berat yang menantinya, ia memutuskan untuk meninggalkan Thailand.

"Dia memilih untuk pergi karena mendengar dari sumbernya, bahwa pengadilan akan memberinya hukuman berat dan tidak akan memberikan jaminan kepadanya," kata sumber itu, seperti dilansir Reuters pada Senin (28/8).

"Dia bukan orang terakhir, dia selalu merencanakan hal-hal dengan sangat hati-hati, ini keputusan terakhir. Yingluck melarikan diri bersama dengan dua ajudannya, tapi meninggalkan anak tunggalnya, Supasek Amornchat," sambungnya.

Sementara itu, sumber lain, yang telah bekerja dengan Yingluck selama satu dekade, mengatakan bahwa ia telah pergi pada hari Kamis sore pekan lalu.

Yingluck, yang pemerintahannya digulingkan dalam kudeta junta militer tahun 2014 terancam dihukum sepuluh tahun penjara jika terbukti bersalah dalam kasus dugaan korupsi skema pengadaan beras yang merugikan negara USD8 miliar.

Beberapa sumber Partai Puea Thai—partai pendukung Yingluck—menyebut adik mantan PM Thaksin Shinawatra itu melarikan diri ke Dubai melalui Singapura. Keluarga Shinawatra diketahui memiliki sebuah rumah di Dubai.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top