Pakar Militer: Pembebasan Sandera Menunjukkan Keterbukaan Hamas untuk Negosiasi
Selasa, 24 Oktober 2023 - 10:12 WIB
loading...
Dua sandera manula dibebaskan Hamas. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Keputusan Hamas untuk membebaskan dua sandera Israel menunjukkan kesediaan kelompok bersenjata Palestina untuk bernegosiasi. Meskipun iklim perundingan saat ini mungkin sulit.
Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, Stephen Zunes, seorang profesor politik Timur Tengah di Universitas San Francisco, menyambut baik pembebasan tersebut sebagai “hal yang baik”.
“Menurut saya, Hamas menggunakan ini sebagai isyarat niat baik untuk mencoba memberi tahu Israel bahwa mereka bersedia bernegosiasi. Israel tentu saja menahan ribuan tahanan politik [Palestina], sebagian besar dari mereka tidak melakukan kekerasan,” katanya.
“Mungkin saja ada tanda-tanda pertukaran tahanan. Dan jelas Hamas berusaha menghindari, jika mungkin, serangan darat Israel terhadap wilayah tersebut.”
Baca Juga: 5 Strategi Hamas Gagalkan Invasi Darat Perdana yang Dilakukan Tentara Israel
Namun dia juga mengatakan bahwa perundingan mungkin sulit mengingat pemboman Israel saat ini, yang menurutnya “bukanlah iklim yang ideal untuk perundingan.”
Sementara itu, dua wanita Israel yang dibebaskan oleh Hamas pada hari Senin telah tiba di Rumah Sakit Ichilov di Tel Aviv dan sedang beristirahat.
Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, Stephen Zunes, seorang profesor politik Timur Tengah di Universitas San Francisco, menyambut baik pembebasan tersebut sebagai “hal yang baik”.
“Menurut saya, Hamas menggunakan ini sebagai isyarat niat baik untuk mencoba memberi tahu Israel bahwa mereka bersedia bernegosiasi. Israel tentu saja menahan ribuan tahanan politik [Palestina], sebagian besar dari mereka tidak melakukan kekerasan,” katanya.
“Mungkin saja ada tanda-tanda pertukaran tahanan. Dan jelas Hamas berusaha menghindari, jika mungkin, serangan darat Israel terhadap wilayah tersebut.”
Baca Juga: 5 Strategi Hamas Gagalkan Invasi Darat Perdana yang Dilakukan Tentara Israel
Namun dia juga mengatakan bahwa perundingan mungkin sulit mengingat pemboman Israel saat ini, yang menurutnya “bukanlah iklim yang ideal untuk perundingan.”
Sementara itu, dua wanita Israel yang dibebaskan oleh Hamas pada hari Senin telah tiba di Rumah Sakit Ichilov di Tel Aviv dan sedang beristirahat.
Lihat Juga :