Pertama Kali, Indonesia dan Negara-negara Arab Kecam Serangan Hamas 7 Oktober terhadap Israel

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:55 WIB
loading...
Pertama Kali, Indonesia...
Indonesia dan negara-negara Arab, untuk pertama kalinya, mengecam serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023. Foto/Middle East Institute
A A A
NEW YORK - Negara-negara Arab dan mayoritas Muslim, termasuk Indonesia, telah menandatangani "Deklarasi New York" yang untuk pertama kalinya mengecam serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023. Deklarasi itu juga menyerukan Hamas membebaskan semua sandera, melucuti senjata, dan mengakhiri kekuasaannya di Gaza.

Sebanyak 17 negara, ditambah 22 negara anggota Liga Arab dan seluruh Uni Eropa, memberikan dukungan mereka terhadap "Deklarasi New York" setebal tujuh halaman, yang dokumennya diperoleh The Times of Israel. Dokumen itu disepakati dalam konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang menghidupkan kembali solusi dua negara bagi Israel dan Palestina.

"Deklarasi New York" menetapkan rencana bertahap untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir delapan dekade dan perang yang sedang berlangsung di Gaza. Rencana tersebut akan berpuncak pada Palestina yang merdeka dan bebas militer, hidup berdampingan secara damai dengan Israel, dan pada akhirnya integrasi mereka ke dalam kawasan Timur Tengah yang lebih luas.

Baca Juga: 5 Negara NATO Pemasok Kapal Militer untuk Indonesia, Salah Satunya Mantan Penjajah

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menentang solusi dua negara dan telah menolak pertemuan tersebut dengan alasan nasionalisme dan keamanan. Sekutu dekat Israel, Amerika Serikat, juga memboikot, menyebut pertemuan tersebut "tidak produktif dan tidak tepat waktu."

Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon, pada Selasa malam, mengkritik tajam sekitar 125 negara yang berpartisipasi dalam konferensi tersebut, dengan mengatakan: "Ada pihak-pihak di dunia yang memerangi teroris dan kekuatan ekstremis, dan ada pula pihak-pihak yang menutup mata terhadap mereka atau memilih untuk berdamai."

Konferensi tersebut, yang ditunda sejak Juni dan diturunkan tingkatannya dari para pemimpin dunia menjadi menteri, untuk pertama kalinya membentuk delapan kelompok kerja tingkat tinggi untuk mengkaji dan mengajukan proposal mengenai berbagai topik terkait solusi dua negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved