Israel Peringati 2 Tahun Serangan 7 Oktober Hamas, Pemicu Perang Habis-habisan di Gaza

Selasa, 07 Oktober 2025 - 15:15 WIB
loading...
Israel Peringati 2 Tahun...
Massa warga Israel peringati 2 tahun serangan 7 Oktober Hamas. Serangan itulah yang memicu perang habis-habisan militer Israel di Gaza, Palestina. Foto/Vardit Alon-Korpel/Pro-Democracy Hostage Groups
A A A
TEL AVIV - Massa warga Israel dijadwalkan berkumpul di seluruh negeri pada hari Selasa (7/10/2025) untuk memperingati dua tahun serangan 7 Oktober 2023 oleh para militan Palestina yang dipimpin Hamas. Serangan itulah yang memicu perang habis-habisan militer Zionis, yang telah menewaskan lebih dari 67.000 warga Gaza.

Serangan 7 Oktober, menurut angka resmi rezim Zionis, menewaskan sekitar 1.200 orang dan 251 lainnya disandera. Namun, investigasi media Israel; Haaretz, kebanyakan korban tewas akibat serangan tank dan helikoter militer Zionis saat merespons serangan Hamas di Israel selatan.

Peringatan tidak resmi akan diadakan di kibbutzim kecil di Israel selatan yang anggotanya terbunuh atau diculik sebagai sandera, dan sebuah demonstrasi besar akan diadakan di Tel Aviv untuk menyerukan pembebasan para sandera yang tersisa di Gaza.

Baca Juga: Israel Terancam Diisolasi Dunia dan Defisit Keuangan Jika Rencana Trump Akhiri Perang Gaza Gagal

Upacara peringatan nasional resmi akan diadakan pada 16 Oktober di pemakaman nasional Israel di Gunung Herzl setelah hari raya Yahudi; Simchat Torah.

Kenangan trauma kolektif akibat serangan dua tahun lalu—serangan tunggal paling mematikan dalam sejarah Israel—masih membayangi seluruh negeri. Wajah para sandera yang masih ditahan di Gaza terpampang di halte-halte bus di seluruh negeri, dan rumah-rumah yang dibakar oleh militan saat mereka menyerbu kibbutzim hangus dan terbengkalai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Berita Terkini
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved