Museum Louvre dan Istana Versailles Diancam Bom, Pengunjung Dievakuasi
Minggu, 15 Oktober 2023 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, kantor Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan mobilisasi 7.000 tentara pada Senin malam, setelah pemerintah meningkatkan kewaspadaan ancaman nasional setelah serangan sekolah di kota Arras di utara.
Macron mendesak rakyat Prancis untuk “tetap bersatu.”
Postur ancaman “serangan darurat” memungkinkan pemerintah untuk sementara waktu mengerahkan pasukan tambahan untuk melindungi tempat-tempat umum, dan tindakan lainnya.
Pihak kejaksaan Prancis mengatakan otoritas kontraterorisme sedang menyelidiki penikaman di Arras, dan tersangka penyerang serta beberapa orang lainnya ditahan. Motif sebenarnya penyerang masih belum jelas, dan dia dilaporkan menolak berbicara dengan penyelidik.
Tersangka baru-baru ini berada di bawah pengawasan badan intelijen karena radikalisasi Islam.
Baca Juga: Pria Chechnya Serang Sekolah di Prancis, Tikam Guru Hingga Tewas
Macron mendesak rakyat Prancis untuk “tetap bersatu.”
Postur ancaman “serangan darurat” memungkinkan pemerintah untuk sementara waktu mengerahkan pasukan tambahan untuk melindungi tempat-tempat umum, dan tindakan lainnya.
Pihak kejaksaan Prancis mengatakan otoritas kontraterorisme sedang menyelidiki penikaman di Arras, dan tersangka penyerang serta beberapa orang lainnya ditahan. Motif sebenarnya penyerang masih belum jelas, dan dia dilaporkan menolak berbicara dengan penyelidik.
Tersangka baru-baru ini berada di bawah pengawasan badan intelijen karena radikalisasi Islam.
Baca Juga: Pria Chechnya Serang Sekolah di Prancis, Tikam Guru Hingga Tewas
Lihat Juga :