Perang Israel-Hamas Bikin Volodymyr Zelensky Ketar-ketir

Rabu, 11 Oktober 2023 - 19:56 WIB
loading...
Perang Israel-Hamas...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky khawatir konflik Israel-Hamas akan mengalihkan perhatian dunia internasional terhadap konflik di negaranya. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyuarakan kekhawatirannya bahwa krisis keamanan di Timur Tengah dapat mengalihkan perhatian internasional dari negaranya. Ia pun lantas menyalahkan Rusia atas serangan Hamas ke Israel selatan pekan lalu.

“Jika perhatian internasional beralih dari Ukraina, dengan satu atau lain cara, hal ini akan menimbulkan konsekuensi,” pemimpin Ukraina tersebut memperingatkan dalam sebuah wawancara dengan France 2.

“Nasib Ukraina bergantung pada persatuan seluruh dunia,” tambahnya, seraya menyatakan harapan bahwa Washington akan menjamin kelanjutan bantuan bagi negaranya seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (11/10/2023).

Zelensky mengunjungi Rumania pada hari Selasa, di mana dia bertemu dengan Perdana Menteri Marcel Ciolacu. Berbicara dalam konferensi pers bersama, presiden Ukraina itu menegaskan kembali klaimnya bahwa Moskow harus disalahkan atas serangan gerakan militan Palestina.

Baca Juga: Ukraina Makin Merana! AS Alihkan Bantuan dan Pendanaan ke Israel

"Rusia membantu Hamas dan berada di belakang Hamas,” katanya tanpa memberikan bukti spesifik apa pun, dan malah merujuk pada “sinyal” di media sosial.

Awal pekan ini, Zelensky menyatakan bahwa menurut badan intelijen Ukraina, Rusia tertarik untuk memicu perang di Timur Tengah untuk merusak persatuan dunia dan menghancurkan kebebasan di Eropa.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengejek pernyataan Zelensky itu, dan menyatakan bahwa pernyataan tersebut mungkin dipicu oleh penyalahgunaan zat.

Pada hari Rabu, Zelensky melakukan kunjungan mendadak ke markas NATO di Brussels, di mana ia dilaporkan meminta kepastian bahwa serangan Hamas dan pembalasan Israel tidak akan mengalihkan perhatian terhadap Ukraina.

Berbicara kepada wartawan bersama Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, Zelensky mendesak para pemimpin dunia untuk pergi ke Israel sebagai bentuk dukungan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Baca Juga: Eks Presiden Rusia Medvedev: Hamas Gunakan Senjata yang Diberikan Barat pada Ukraina

“Kami tidak memberikan kemungkinan bagi para agresor untuk memikirkan perang dunia ketiga, gelombang agresi baru,” katanya, membandingkan pendekatan ini dengan melakukan “dialog dengan Iran atau Rusia.”

Beberapa media Barat melaporkan bahwa Iran mungkin terlibat dalam serangan Hamas, namun penilaian tersebut tidak didukung oleh intelijen AS. Teheran juga membantah klaim tersebut.

Bulan lalu, Kongres AS menolak mengalokasikan dana untuk bantuan Ukraina dalam rancangan undang-undang belanja sementara yang berdurasi 45 hari. Gedung Putih dilaporkan ingin memasukkannya ke dalam paket yang dimaksudkan agar Israel mengatasi perlawanan dari beberapa anggota parlemen.

Pentagon mengumumkan paket bantuan terbarunya senilai USD200 juta ke Ukraina pada hari Rabu.

Pemerintahan Zelensky menolak gagasan perundingan damai dengan Rusia dan malah mencari kemenangan militer dengan bantuan Barat. Sedangkan Moskow berpendapat bahwa Amerika dan sekutunya menggunakan Ukraina sebagai “umpan meriam” dalam perang proksi melawan Rusia.

Baca Juga: Senjata Hamas untuk Serang Israel Diduga dari AS yang Dikirim ke Ukraina

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved