91 Anak Palestina Tewas Dihujani Rudal Israel, Sekjen PBB Tolak Blokade Penuh terhadap Gaza

Selasa, 10 Oktober 2023 - 01:23 WIB
loading...
91 Anak Palestina Tewas...
Blokade Gaza hanya akan mendatangkan bencana kemanusiaan. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres meminta semua pihak yang bertikai untuk menghormati hukum kemanusiaan internasional.

Dia mengatakan bahwa dia tertekan oleh dorongan Israel untuk menerapkan blokade penuh terhadap Gaza.

“Saya sangat tertekan dengan pengumuman hari ini bahwa Israel akan memulai pengepungan total terhadap Jalur Gaza – tidak ada yang diperbolehkan masuk, tidak ada listrik, makanan atau bahan bakar,” kata Guterres, dilansir Al Jazeera.

“Situasi kemanusiaan di Gaza sangat mengerikan sebelum adanya permusuhan ini. Sekarang keadaannya hanya akan memburuk secara eksponensial.”

Baca Juga: Kedubes Palestina untuk Indonesia: Israel Ingin Melakukan Genosida secara Terbuka

Sekjen PBB juga menempatkan kekerasan yang terjadi saat ini dalam konteks konflik yang lebih luas, dan mengatakan bahwa perkembangan terkini tidak terjadi “dalam ruang hampa”.

“Kenyataannya adalah hal ini muncul dari konflik berkepanjangan dengan pendudukan selama 56 tahun dan tidak ada akhir politik yang terlihat. Ini saatnya mengakhiri lingkaran setan pertumpahan darah, kebencian, dan polarisasi,” kata Guterres.

Sementara itu, sejak militer Israel melancarkan serangannya di Jalur Gaza pada Sabtu pagi, hampir 100 anak-anak Palestina telah terbunuh. Itu diungkapkan Defense for Children International (DCI) Palestina.

Setidaknya 91 anak-anak Palestina di Gaza telah terbunuh oleh serangan udara Israel, dan pasukan Israel telah menembak dan membunuh lima anak laki-laki Palestina di Tepi Barat yang diduduki.



"Beberapa keluarga dilenyapkan, termasuk anak-anak Shaban: Omar yang berusia 11 tahun, Batoul yang berusia tujuh tahun, Ghada yang berusia 10 tahun, dan bayi Ahmad," demikian keterangan DCI-Palestina.

Kemudian, Mohammed Abu Mughaiseeb, aktivis Doctors Without Borders di Gaza, memperingatkan bahwa sistem kesehatan di wilayah tersebut dapat runtuh dalam beberapa hari mendatang karena pemadaman listrik yang dilakukan oleh Israel.

“Sekarang juga terjadi pemadaman telekomunikasi dan internet di beberapa daerah,” kata Abu Mughaiseeb kepada Al Jazeera ketika ledakan terdengar di latar belakang. Jika keadaan tidak tenang, dia memperingatkan, “Saya pikir situasi di rumah sakit akan runtuh.”

Dia menambahkan bahwa “tidak ada tempat yang aman” di Gaza. “Warga sipil yang terluka atau terbunuh, mereka adalah korban tambahan, dan mereka akan menjadi angka – hanya angka, angka tambahan.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
PBB Tolak Usulan Trump...
PBB Tolak Usulan Trump Relokasi Warga Palestina ke Luar Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved