Kapal Kargo Turki Tabrak Ranjau di Laut Hitam, Semua Awak Selamat

Jum'at, 06 Oktober 2023 - 17:29 WIB
loading...
Kapal Kargo Turki Tabrak...
Kapal kargo Turki menabrak ranjau di Laut Hitam, semua awak selamat. Foto/Ilustrasi
A A A
ANKARA - Sebuah kapal kargo umum berbendera Turki menabrak ranjau pada hari Kamis di Laut Hitam di lepas pantai Rumania dan mengalami kerusakan ringan tetapi awaknya selamat. Insiden itu diungkapkan sumber maritim dan keamanan.

Perusahaan keamanan maritim Inggris Ambrey, mengutip informasi yang diterimanya, mengatakan kapal itu menabrak ranjau laut 11 mil laut utara Sulina di Rumania, dekat pintu masuk Terusan Sulina.

“Kapal tersebut dilaporkan mengalami ledakan sekitar pukul 09.20 waktu setempat. Kapal itu membuang sauh dalam waktu singkat untuk menilai kerusakannya,” kata Ambrey dalam sebuah catatan.

“Pada pukul 12.10, kapal kembali berlayar,” kata Ambrey seraya menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa yang dilaporkan seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (6/10/2023).

Baca Juga: Moskow: Sekutu Barat Bantu Ukraina Serang Markas Besar Armada Laut Hitam Rusia

Ini adalah salah satu insiden pertama dalam beberapa bulan terakhir yang melibatkan sebuah kapal yang menabrak ranjau laut. Wilayah Laut Hitam telah terdaftar sebagai zona berisiko tinggi oleh perusahaan asuransi dan ranjau laut yang terapung masih tetap berbahaya.

Sebuah sumber di pemerintahan Ukraina mengkonfirmasi bahwa sebuah kapal telah menabrak sebuah ranjau, dan menambahkan bahwa kemungkinan itu adalah ranjau Perang Dunia II, atau ranjau darat yang ditinggalkan di sana tahun lalu, namun menolak berkomentar lebih lanjut.

Yoruk Isik, kepala konsultan Bosphorus Observer, mengutip pengetahuan tentang masalah tersebut, mengatakan kepada Reuters secara terpisah bahwa kapal tersebut adalah Kafkametler dan mengalami kerusakan ringan pada tangki pemberatnya tetapi awaknya selamat.

Operator kapal yang berbasis di Istanbul, Kafkametler Maritime, tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.

Kafkametler membuang sauh di saluran Danube dekat terminal Vylkove di Ukraina, menurut pelacakan kapal pada penyedia analisis maritim MarineTraffic pada pukul 21.20 pada hari Kamis.

Baca Juga: Stasiun TV Rusia Wawancara Komandan Laut Hitam yang Diklaim Dibunuh Ukraina

Rusia menarik diri dari perjanjian yang didukung PBB pada bulan Juli yang memungkinkan Ukraina mengirimkan biji-bijian melalui jalur pengiriman yang aman.

Sejak itu, Ukraina telah mendirikan “koridor kemanusiaan” sementara untuk kapal kargo, dan beberapa kapal telah meninggalkan pelabuhan Laut Hitam Ukraina sejak bulan Agustus.

Rusia mungkin menggunakan ranjau laut untuk menargetkan kapal sipil di Laut Hitam, termasuk dengan menempatkannya di dekat pelabuhan Ukraina, kata pemerintah Inggris pada hari Rabu dengan mengutip informasi intelijen.

Ambrey mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi pada hari yang sama ketika perusahaan tersebut memberi tahu kliennya mengenai kemungkinan penempatan ranjau laut tambahan oleh angkatan laut Rusia yang dilakukan untuk menggagalkan ekspor biji-bijian Ukraina.

Baca Juga: Inggris Peringatkan Rusia Berpotensi Serang Kapal Kargo di Laut Hitam
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
Berita Terkini
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Infografis
Latihan Tempur, China...
Latihan Tempur, China Kerahkan 2 Kapal Induk di Laut China Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved