Perangi Penindasan Perempuan, Aktivis Iran Menangi Hadiah Nobel Perdamaian
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
Ebadi meninggalkan Iran setelah sengketa terpilihnya kembali Presiden Mahmoud Ahmadinejad pada tahun 2009 yang memicu protes yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tindakan keras yang dilakukan oleh pihak berwenang. Pada tahun 2018, Mohammadi, seorang insinyur, dianugerahi Penghargaan Andrei Sakharov 2018.
Pada tahun 2022, Mohammadi diadili dalam waktu lima menit dan dijatuhi hukuman delapan tahun penjara dan 70 cambukan.
Hadiah Nobel memberikan hadiah uang tunai sebesar 11 juta kronor Swedia atau sekitar USD1 juta). Pemenang juga menerima medali emas 18 karat dan diploma pada upacara penghargaan di bulan Desember.
Hadiah dapat diberikan kepada individu atau organisasi. Pemenang sebelumnya lainnya termasuk Nelson Mandela, Barack Obama, Mikhail Gorbachev, Aung San Suu Kyi dan PBB.
Berbeda dengan hadiah Nobel lainnya yang dipilih dan diumumkan di Stockholm, pendiri Alfred Nobel menetapkan bahwa hadiah Nobel Perdamaian diputuskan dan diberikan di Oslo oleh lima anggota Komite Nobel Norwegia.
Panel independen ditunjuk oleh parlemen Norwegia.
Pada tahun 2022, Mohammadi diadili dalam waktu lima menit dan dijatuhi hukuman delapan tahun penjara dan 70 cambukan.
Hadiah Nobel memberikan hadiah uang tunai sebesar 11 juta kronor Swedia atau sekitar USD1 juta). Pemenang juga menerima medali emas 18 karat dan diploma pada upacara penghargaan di bulan Desember.
Hadiah dapat diberikan kepada individu atau organisasi. Pemenang sebelumnya lainnya termasuk Nelson Mandela, Barack Obama, Mikhail Gorbachev, Aung San Suu Kyi dan PBB.
Berbeda dengan hadiah Nobel lainnya yang dipilih dan diumumkan di Stockholm, pendiri Alfred Nobel menetapkan bahwa hadiah Nobel Perdamaian diputuskan dan diberikan di Oslo oleh lima anggota Komite Nobel Norwegia.
Panel independen ditunjuk oleh parlemen Norwegia.
Lihat Juga :