Sentil AS, Putin Ancam Cabut Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir

Jum'at, 06 Oktober 2023 - 15:48 WIB
loading...
Sentil AS, Putin Ancam...
Sentil AS, Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam akan mencabut perjanjian larangan uji coba nuklir. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin memperingatkan bahwa parlemen Rusia dapat mencabut ratifikasi perjanjian yang melarang uji coba nuklir. Ia mengatakan hal itu usai mengumumkan Rusia berhasil menguji coba rudal jelajah bertenaga nuklir terbaru.

Dalam pidatonya di forum pakar kebijakan luar negeri, Putin menyebut Rusia dapat meniru apa yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS). AS telah menandatangani namun belum meratifikasi Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif tahun 1996, sementara Rusia telah menandatangani dan meratifikasinya.

“Secara teoritis, kami dapat mencabut ratifikasi tersebut.” ujarnya seperti dikutip dari AP, Jumat (6/10/2023).

Putin mengatakan bahwa meskipun beberapa ahli telah berbicara tentang perlunya melakukan uji coba nuklir, dia belum memberikan pendapat mengenai masalah tersebut.

Baca Juga: Gertak Barat, Putin Bakal Uji Coba Senjata Nuklir

“Saya belum siap mengatakan apakah kami perlu melakukan tes atau tidak,” ujarnya.

Pernyataan Putin muncul di tengah kekhawatiran yang meluas bahwa Rusia akan melanjutkan uji coba nuklir untuk mencoba mencegah negara-negara Barat terus memberikan dukungan militer kepada Ukraina setelah Kremlin mengirim pasukan ke negara tersebut. Banyak tokoh oposisi Rusia yang mendukung dimulainya kembali uji coba tersebut.

Doktrin pertahanan Rusia mengamanatkan negara itu akan memberikan respons nuklir terhadap serangan atom atau bahkan serangan dengan senjata konvensional yang mengancam keberadaan negara Rusia.

Kata-kata yang tidak jelas tersebut telah menyebabkan beberapa pakar Rusia mendesak Kremlin untuk mempertajamnya, guna memaksa Barat untuk menanggapi peringatan tersebut dengan lebih serius.

Baca Juga: Rusia: AS Akan Rasakan Serangan seperti 9/11 Lagi, tapi dengan Nuklir

Salah satu dari mereka, Sergei Karaganov, pakar luar negeri Rusia yang menjadi penasihat Dewan Keamanan Putin, berpendapat bahwa Moskow harus meningkatkan ancaman nuklirnya untuk “mematahkan keinginan Barat” atau bahkan melancarkan serangan nuklir terbatas terhadap sekutu NATO di Eropa jika Barat gagal berhenti mendukung Ukraina.

Menanggapi seruan Karaganov tentang kemungkinan perubahan dalam doktrin nuklir Rusia, Putin pada Rabu lalu menjawab bahwa dia tidak melihat alasan apapun untuk melakukan hal tersebut.

“Tidak ada situasi di mana sesuatu dapat mengancam kenegaraan Rusia dan keberadaan negara Rusia,” katanya.

“Saya pikir tidak ada orang yang berpikiran jernih dan memiliki ingatan jernih yang memiliki ide untuk menggunakan senjata nuklir melawan Rusia,” tukasnya.

Baca Juga: Gertak NATO, Rusia Segera Uji Coba Nuklir
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved