Jerman Luluskan 24 Imam Lokal

Minggu, 01 Oktober 2023 - 07:53 WIB
loading...
A A A
Untuk diketahui, sekitar 5,5 juta Muslim tinggal di Jerman atauu sekitar 6% dari populasi negara Bavaria itu.

Wulff mengatakan Islamkolleg kini menjadi pusat pelatihan yang diakui dan menerima banyak permintaan, bahkan dari luar negeri.

Mengapa Jerman Membuat Pelatihan Imam Sendiri?


Jerman empat tahun lalu mengumumkan bahwa mereka akan mendirikan pusat pelatihan bagi para pemimpin Islam yang didukung negara untuk membantu mengurangi jumlah imam yang datang dari luar negeri, sebagian besar dari Turki.

Jerman saat ini memiliki antara 2.000 hingga 2.500 pemimpin agama Islam, yang cenderung datang ke Jerman selama empat atau lima tahun, sering kali dibayar oleh negara asal mereka dan hanya mengetahui sedikit tentang budaya dan adat istiadat setempat.

Banyak dari para imam juga merupakan pejabat negara Turki yang mempunyai agenda politik di Jerman, kata para pejabat.

Pengaruh Ankara terhadap komunitas Muslim telah lama menjadi isu pelik, terutama sejak kudeta gagal terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan pada tahun 2016.

Baca Juga: Jerman Larang Kelompok Neo Nazi Hammerskins

Dimana Para Imam Bekerja?


Mantan presiden Jerman tersebut menyatakan keyakinannya bahwa kesulitan yang mungkin dihadapi para lulusan dalam mencari pekerjaan dapat diselesaikan di tahun-tahun mendatang, terutama jika pekerjaan di bidang kesejahteraan Islam, termasuk pastor, dapat diciptakan oleh negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Iran Larang Badan Energi...
Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS
Rekomendasi
Kejagung: Peran Oknum...
Kejagung: Peran Oknum TNI di Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG Gelembungkan Harga
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
Berita Terkini
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved