Jerman Larang Kelompok Neo Nazi Hammerskins

Rabu, 20 September 2023 - 01:30 WIB
loading...
Jerman Larang Kelompok...
Jerman larang kelompok neo Nazi yang berbasis di AS, Hammerskins, setelah melakukan penangkapan terhadap sejumlah anggotanya. Foto/San Diego Union-Tribune
A A A
BERLIN - Jerman melarang Hammerskins, sebuah kelompok neo-Nazi yang terkenal karena perannya dalam mengorganisir konser sayap kanan dan menjual musik rasis.

"Langkah tersebut memberikan sinyal yang jelas terhadap rasisme dan antisemitisme," kata Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser seperti dikutip dari BBC, Rabu (20/9/2023).

Sebelumnya, pihak berwenang Jerman menggerebek kediaman 28 anggota terkemuka kelompok tersebut di seluruh negeri.

Hammerskins, yang didirikan di Amerika Serikat (AS) pada akhir tahun 1980an, diperkirakan memiliki sekitar 130 anggota di Jerman.

Pihak berwenang Jerman menggambarkan larangan tersebut sebagai pukulan keras terhadap ekstremisme sayap kanan yang terorganisir dan mengatakan bahwa larangan tersebut mengakhiri tindakan tidak manusiawi dari asosiasi neo-Nazi yang aktif secara internasional.

“Ekstremisme sayap kanan masih menjadi ancaman ekstremis terbesar terhadap demokrasi kita. Itu sebabnya kami terus bertindak tegas,” ujar Faeser.

Dikatakan oleh Faeser tujuan utama kelompok skinhead adalah menggunakan konser untuk menyebarkan ideologi sayap kanannya.

Baca Juga: China Respons Keras Sindiran Xi Jinping Diktator oleh Menlu Jerman

Hammerskins banyak terlibat dalam pendirian label musik neo-Nazi, penjualan rekaman antisemit, dan pengorganisasian acara musik rahasia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Viral KBRI Tokyo Umumkan...
Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang
Rekomendasi
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
Berita Terkini
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved