DPR AS Sahkan RUU Pendanaan Sementara Buat Hindari Shutdown

Minggu, 01 Oktober 2023 - 06:50 WIB
loading...
A A A
Pergeseran sikap McCarthy mendapat dukungan dari anggota senior Senat dari Partai Republik, Mitch McConnell, yang sebelumnya mendukung tindakan serupa yang dilakukan melalui Senat dengan dukungan bipartisan yang luas, meskipun versi DPR membatalkan bantuan untuk Ukraina.

Kebuntuan ini terjadi hanya beberapa bulan setelah Kongres membawa pemerintah federal ke ambang gagal bayar utangnya sebesar USD31,4 triliun. Drama ini menimbulkan kekhawatiran di Wall Street, dimana lembaga pemeringkat Moody's telah memperingatkan bahwa drama ini dapat merusak kelayakan kredit AS.

Kongres AS biasanya meloloskan rancangan undang-undang belanja sementara untuk memberi lebih banyak waktu guna menegosiasikan undang-undang terperinci yang mengatur pendanaan untuk program-program federal.

Tahun ini, sekelompok anggota Partai Republik telah memblokir tindakan di DPR karena mereka mendesak untuk memperketat imigrasi dan memotong pengeluaran di bawah tingkat yang disepakati dalam batas utang pada musim semi lalu.

Kesepakatan McCarthy-Biden yang menghindari gagal bayar menetapkan batas belanja diskresi sebesar USD1,59 triliun pada tahun fiskal 2024. Anggota DPR dari Partai Republik menuntut pemotongan lagi sebesar USD120 miliar.

Perjuangan pendanaan berfokus pada sebagian kecil dari anggaran AS sebesar USD6,4 triliun untuk tahun fiskal ini. Anggota parlemen tidak mempertimbangkan pemotongan program tunjangan populer seperti Jaminan Sosial dan Medicare.

Baca Juga: Presiden Biden: Shutdown Akan Melumpuhkan Militer AS
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved