Diterjang Banjir Bandang, New York Umumkan Keadaan Darurat

Sabtu, 30 September 2023 - 08:31 WIB
loading...
Diterjang Banjir Bandang,...
Kota New York di Amerika Serikat (AS) mengumumkan keadaan darurat setelah diterjang banjir bandang. Foto/CNN
A A A
NEW YORK - Kota New York, Amerika Serikat (AS), mengumumkan keadaan darurat setelah badai yang kuat menyebabkan banjir bandang.

Banjir merendam sejumlah sistem kereta api bawah tanah dan jalan raya, sementara setidaknya satu terminal di Bandara LaGuardia ditutup pada hari Jumat waktu setempat.

"Terminal A di Bandara La Guardia ditutup karena banjir," kata pihak berwenang.

Penumpang disarankan untuk memeriksa maskapai penerbangan mereka sebelum melakukan perjalanan.

Ramalan cuaca menyebut curah hujan mencapai 20 cm di beberapa bagian kota, dan beberapa cm lagi diperkirakan akan terjadi pada Jumat malam.

“Ini adalah badai yang berbahaya dan mengancam jiwa,” kata Gubernur Kathy Hochul.

“Saya mengumumkan keadaan darurat di seluruh Kota New York, Long Island, dan Lembah Hudson karena curah hujan ekstrem yang kita lihat di seluruh wilayah,” kata Gubernur Hochul di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (30/9/2023).

Dia mendesak masyarakat untuk mengambil langkah-langkah untuk tetap dalam kondisi aman.

Baca Juga: Trump: Rusia Menghasilkan Banyak Uang, AS Hadapi Ancaman Ekonomi Besar

“Jangan pernah mencoba melakukan perjalanan di jalan yang banjir,” ia memperingatkan.

Hingga saat ini tidak laporkan korban jiwa atau cedera kritis.

Keadaan darurat juga diumumkan di kota Hoboken di New Jersey, tepat di seberang Sungai Hudson dari Kota New York.

Di Kota New York, Wali Kota Eric Adams, memperingatkan masyarakat bahwa inilah saatnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian seiring dengan diberlakukannya keadaan darurat.

“Beberapa kereta bawah tanah kami kebanjiran dan sangat sulit untuk bergerak di sekitar kota,” katanya pada konferensi pers.

Pada Jumat malam, Adams mengatakan kepada CBS, mitra BBC di AS, bahwa ada 15 penyelamatan dari mobil dan tiga penyelamatan dari apartemen bawah tanah.

Menurut Badan Transportasi Metropolitan, banjir menyebabkan gangguan besar pada sistem kereta bawah tanah New York dan layanan kereta komuter Metro Utara. Beberapa jalur kereta bawah tanah ditangguhkan seluruhnya, dan banyak stasiun ditutup.

Di Mamaroneck, menurut laporan Reuters, pinggiran kota Westchester County di utara kota, petugas darurat menggunakan rakit penolong untuk menyelamatkan orang-orang yang terperangkap di dalam gedung akibat banjir.

Baca Juga: DPR AS Gelar Sidang Pertama Penyelidikan Pemakzulan Joe Biden

Gambar dan rekaman video menunjukkan orang-orang mengarungi air setinggi lutut, saat jalanan dan kereta bawah tanah dilanda hujan lebat. Beberapa video yang diunggah ke media sosial menunjukkan air mengalir dari langit-langit dan dinding stasiun kereta bawah tanah dan ke peron yang terendam.

Hujan lebih dari 2,5 inci dilaporkan dalam satu jam di Brooklyn Navy Yard. Dalam pengarahan virtual, kepala petugas iklim New York Rohit Aggarwala mengatakan bahwa sistem pembuangan limbah kota hanya dirancang untuk menangani curah hujan 1,75 inci per jam.

“Tidak mengherankan jika sebagian wilayah Brooklyn terkena dampak paling parah dari hal ini,” katanya.

Di South Williamsburg, Brooklyn, para pekerja mengarungi air setinggi lutut ketika mereka mencoba membuka sumbatan saluran air ketika kardus dan puing-puing lainnya mengambang.

Seorang warga, Kelly Hayes, mengatakan kepada BBC bahwa dia memperkirakan kerusakan akibat banjir di bar dan dapurnya di lingkungan Gowanus akan menelan biaya antara USD25.000 (Rp387,3 juta) dan USD30.000 (Rp464 juta).

Departemen Kepolisian New York juga mengumumkan beberapa penutupan jalan dan mengatakan Garda Nasional telah dikerahkan.

Di tempat lain, lalu lintas terhenti ketika air naik hingga menutupi ban mobil di sepanjang FDR Drive, sebuah jalan utama di sepanjang sisi timur Manhattan.

Kota New York mengalami curah hujan hampir 14 inci sepanjang bulan ini, menjadikan bulan September bulan terbasah sejak tahun 1882, menurut data Layanan Cuaca Nasional.

Baca Juga: DPR AS Pilih Potong Gaji Menteri Pertahanan Jadi Rp16.000 Setahun
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved