Ukraina: Tentara Wagner Kembali ke Garis Depan

Jum'at, 29 September 2023 - 05:07 WIB
loading...
Ukraina: Tentara Wagner...
Militer Ukraina melaporkan tentara Wagner telah kembali ke garis depan di Bakhmut. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Para tentara yang sebelumnya bertempur di Ukraina untuk kelompok tentara bayaran Rusia , Wagner , telah kembali ke medan perang di timur negara itu. Hal itu diungkapkan militer Ukraina.

Tentara bayaran Wagner sebelumnya telah mundur dari kota Bakhmut di Ukraina timur pada bulan Mei ketika mereka menyerahkan kendali wilayah tersebut kepada militer Rusia.

Menyusul kegagalan pemberontakan kelompok tersebut pada bulan Juni, para ahli keamanan memperkirakan Kremlin akan berusaha untuk lebih menyerap kelompok tersebut ke dalam militer Rusia.

Pada hari Rabu, Wakil Komandan Komunikasi pasukan Ukraina di Timur, Serhii Cherevatyi, mengatakan mantan tentara Wagner telah kembali ke Ukraina. Mereka sekarang bekerja untuk Kementerian Pertahanan Rusia atau struktur afiliasinya dan telah bergabung sebagai individu bukan sebagai satuan.

“Sampai sekarang, ada beberapa ratus dari mereka yang berada di arah kami, di Front Timur, di berbagai wilayah,” kata Cherevatyi seperti dikutip dari CNN, Jumat (29/9/2023).

Baca Juga: Militer Rusia Terima Jet Tempur Multiperan Su-57 Baru, Siap Getarkan Langit Ukraina

Namun ia berusaha meremehkan kembalinya para tentara Wagner.

"Pasukan Rusia di Ukraina saat ini kekurangan personel di sana, jadi siapa pun bisa berbuat baik untuk mereka,” ujarnya.

Tentara Ukraina yang mengambil bagian dalam serangan di dekat kota Bakhmut yang terkepung juga mengatakan kepada CNN bahwa mantan pasukan Wagner telah kembali ke daerah tersebut.

“Wagner juga ada di sini,” kata seorang operator drone dengan tanda panggilan “Groove” kepada Fred Pleitgen dari CNN di wilayah timur Ukraina pada hari Selasa.

“Mereka kembali, mereka dengan cepat mengganti komandan mereka dan kembali ke sini,” imbuhnya.

Baca Juga: Terus Diserang Rusia, Ukraina Pindahkan Produksi Rudal ke Luar Negeri

Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mykhailo Podolyak, mengatakan tentara Wagner telah menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia sebagai perjanjian untuk memainkan peran terakhir, menutup lubang Rusia di arah Bakhmut untuk waktu yang singkat.

Podolyak juga tidak ingin membesar-besarkan kembalinya mantan tentara bayaran itu.

“Ingat: PMC Wagner sudah tidak ada lagi,” tulis Podolyak di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, pada hari Rabu.

Jenderal Ukraina yang memimpin serangan balasan di selatan, Oleksandr Tarnavsky, mengatakan kepada CNN pekan lalu bahwa tentara Wagner terus bermunculan “di sana-sini” di garis depan.

“Faktanya adalah lencana mereka muncul di sana-sini – hal itu terjadi secara konstan,” katanya.

Baca Juga: Ukraina Hancurkan Lebih dari 30 Drone Rusia dalam Serangan Besar-besaran
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved