6 Cara Rusia Hancurkan Tank M1 Abrams Amerika Serikat di Ukraina

Rabu, 27 September 2023 - 02:30 WIB
loading...
6 Cara Rusia Hancurkan...
Tank M1A2 Abrams di Sekolah Armor Angkatan Darat di Fort Benning, Georgia, pada bulan April 2022. Foto/Angkatan Darat AS/Spc Joshua Taeckens
A A A
MOSKOW - Perang Ukraina semakin menjadi perhatian dunia setelah pekan ini gelombang pertama pengiriman tank Abrams Amerika Serikat (AS) tiba di Kiev.

Tank tempur utama Amerika Serikat, M1 Abrams, tiba untuk mendukung pasukan Ukraina dalam konflik melawan Rusia.

Namun, Rusia telah menunjukkan kemampuan untuk menghadapi tank Abrams ini dengan beberapa strategi yang efektif.

Berikut ini berbagai cara Moskow menghancurkan tank andalan AS itu.

1. Menggunakan Senjata Anti-Tank Modern


Rusia telah mengembangkan berbagai jenis senjata anti-tank modern yang dapat merusak tank Abrams dengan mudah.

Salah satu senjata yang paling efektif adalah rudal anti-tank yang dipandu, seperti AT-14 Kornet atau AT-15 Khrizantema.

Senjata-senjata ini dilengkapi dengan sistem penuntun yang sangat akurat dan dapat menembus lapisan luar tank Abrams, yang dikenal sebagai "composite armor."

Selain rudal, Rusia juga menggunakan senjata anti-tank portabel seperti RPG-29 dan RPG-30, yang memiliki kemampuan penetrasi yang cukup tinggi.

Serangan-serangan ini sering kali dilakukan pasukan yang terlatih dengan baik, yang dapat menghindari perisai aktif tank Abrams dan menyerang dari sudut yang sulit ditembak.

2. Menggunakan Taktik Gerilya dan Pengepungan


Rusia telah menggunakan taktik gerilya dan pengepungan untuk menghadapi tank Abrams. Mereka sering kali menggunakan pasukan kecil yang terlatih dengan baik untuk melancarkan serangan mendadak dan kemudian mundur ke dalam pertahanan yang terpilih.

Ini membuat tank Abrams sulit menargetkan pasukan musuh yang bergerak cepat dan sulit untuk mengejar mereka.

Selain itu, Rusia juga menggunakan taktik pengepungan dengan mengelilingi tank Abrams dan memutus jalur pasokan.

Tanpa pasokan bahan bakar, amunisi, dan dukungan logistik lainnya, tank Abrams menjadi rentan dan tidak efektif dalam jangka panjang.

3. Memanfaatkan Kelemahan Tank Abrams


Tank Abrams, seperti semua tank tempur utama, memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya adalah mobilitas yang terbatas di medan yang sulit, seperti wilayah perkotaan atau hutan lebat.

Rusia telah menggunakan taktik untuk memaksa tank Abrams masuk ke medan yang tidak menguntungkan, di mana mereka bisa menjadi sasaran yang mudah.

Selain itu, tank Abrams juga memiliki lapisan luar yang cukup tebal, tetapi ada bagian-bagian tertentu yang lebih rentan, seperti sisi dan bagian belakangnya.

Rusia akan mencoba menargetkan bagian rentan ini dalam pertempuran.

4. Elektronika dan Perisai Aktif


Rusia juga telah mengembangkan teknologi untuk mengatasi tank Abrams yang dilengkapi dengan perisai aktif.

Mereka menggunakan sistem elektronika yang canggih untuk membingungkan sistem perisai aktif tank Abrams dan membuatnya tidak efektif.

5. Rudal Jelajah


Rudal jelajah darat-ke-darat yang biasanya digunakan untuk menyerang target darat dapat digunakan dalam peran anti-tank.

Rudal-rudal ini dapat diluncurkan dari posisi tersembunyi atau jarak jauh dan secara akurat mencapai target tank Abrams.

Dalam beberapa kasus, pasukan khusus dapat menggunakan rudal jelajah dengan penuntun laser untuk menyerang tank Abrams dari jarak dekat.

Ini dapat melibatkan penggunaan desainator laser atau penempatan pasukan di dekat tank musuh untuk mengidentifikasi sasaran dengan akurat.

6. Drone


Drone bersenjata atau UAV (Unmanned Aerial Vehicle) dapat membawa senjata seperti rudal atau bom kecil.

Mereka dapat digunakan untuk mengintai tank Abrams dan meluncurkan serangan presisi dari udara.

Drone juga dapat digunakan untuk pengintaian dan pemantauan tank Abrams. Mereka dapat mengumpulkan informasi intelijen, seperti posisi dan pergerakan tank, untuk membantu pasukan musuh dalam merencanakan serangan yang lebih efektif.

Rusia telah mengembangkan berbagai strategi dan teknologi untuk menghadapi tank Abrams Amerika Serikat yang dikirim ke Ukraina.

Dengan senjata anti-tank modern, rudal jelajah, drone, taktik gerilya, pengepungan, dan penggunaan kelemahan tank Abrams, mereka telah berhasil merusak serta menghancurkan beberapa tank ini.

Konflik di Ukraina terus berkembang, dan perangkat lunak yang terus dikembangkan oleh kedua belah pihak akan terus memengaruhi hasil pertempuran di masa depan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Kolombia Susah Payah...
Kolombia Susah Payah Tumbangkan Uzbekistan
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Berita Terkini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Infografis
5 Kerugian Ukraina Setelah...
5 Kerugian Ukraina Setelah Ditinggalkan oleh Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved