Penyebab Perang Armenia dan Azerbaijan, dari Perbedaan Etnis hingga Sengketa Wilayah
Senin, 25 September 2023 - 21:30 WIB
loading...
Armenia dan Azerbaijan telah berlangsung selama puluhan tahun. Foto/Reuters
A
A
A
BAKU - Awal mula perang Armenia dan Azerbaijan, konflik yang tiada henti. Baru-baru ini sepanjang tahun 2023 tepatnya pada bulan Maret dan April, pasukan Armenia dan Azerbaijan kembali terlibat bentrok di sekitar wilayah Nagorno-Karabakh.
Bentrokan tersebut telah banyak menelan korban jiwa, bahkan tiga pejabat Kementerian Dalam Negeri Armenia ikut menjadi korban pada peristiwa ini.
Awal mula konflik berkepanjangan selama hampir 30 tahun ini terjadi karena Armenia dan Azerbaijan mengalami persengketaan dalam memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh selepas Uni Soviet mengalami kehancuran pada tahun 1990-an.
Secara hukum wilayah Nagorno-Karabakh merupakan bagian dari Azerbaijan. Oleh karena itu, Azerbaijan menerapkan prinsip intergritas teritorial. Tetapi mayoritas masyarakat yang tinggal di Nagorno-Karabakh adalah etnis Armenia dan mereka tidak setuju jika harus berintegrasi dengan Pemerintah Azerbaijan.
Selain itu, konflik ini tidak hanya diikuti oleh kedua negara yang bertikai, negara lain seperti Turki dan Rusia juga ikut mencampuri persengketaan ini.
Bentrokan tersebut telah banyak menelan korban jiwa, bahkan tiga pejabat Kementerian Dalam Negeri Armenia ikut menjadi korban pada peristiwa ini.
Awal mula konflik berkepanjangan selama hampir 30 tahun ini terjadi karena Armenia dan Azerbaijan mengalami persengketaan dalam memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh selepas Uni Soviet mengalami kehancuran pada tahun 1990-an.
Secara hukum wilayah Nagorno-Karabakh merupakan bagian dari Azerbaijan. Oleh karena itu, Azerbaijan menerapkan prinsip intergritas teritorial. Tetapi mayoritas masyarakat yang tinggal di Nagorno-Karabakh adalah etnis Armenia dan mereka tidak setuju jika harus berintegrasi dengan Pemerintah Azerbaijan.
Selain itu, konflik ini tidak hanya diikuti oleh kedua negara yang bertikai, negara lain seperti Turki dan Rusia juga ikut mencampuri persengketaan ini.
Lihat Juga :