Haji 2020 Berakhir, 10.000 Jamaah Dikarantina 14 Hari di Arab Saudi
Senin, 03 Agustus 2020 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
Para jamaah haji kembali ke Masjidil Haram di Makkah pada hari Minggu untuk melakukan tawaf terakhir atau ritudal mengelilingi Kakbah.
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud mengatakan menyelenggarakan ibadah haji dalam bayang-bayang pandemi Covid-19 memerlukan "upaya ganda" oleh otoritas Saudi. Raja Salman sendiri baru keluar dari rumah sakit setelah menjalani operasi untuk mengangkat kantung empedunya.
"Ibadah haji tahun ini terbatas pada jumlah orang yang sangat sedikit dari berbagai negara, memastikan ritual itu selesai meskipun dalam keadaan sulit," kata raja berusia 84 tahun tersebut, seperti dikutip AFP, Senin (3/8/2020).
Otoritas kesehatan mengatakan tidak ada kasus infeksi Covid-19 yang dilaporkan di tempat-tempat suci selama ibadah haji berlangsung.
Menurut pihak berwenang, para jamaah haji diwajibkan menjalani pemeriksaan suhu tubuh secara rutin dan akan dikarantina selama 14 hari ke depan. (Baca: Otoritas Makkah Gunakan 54.000 Liter Disinfektan untuk Bersihkan Kakbah )
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud mengatakan menyelenggarakan ibadah haji dalam bayang-bayang pandemi Covid-19 memerlukan "upaya ganda" oleh otoritas Saudi. Raja Salman sendiri baru keluar dari rumah sakit setelah menjalani operasi untuk mengangkat kantung empedunya.
"Ibadah haji tahun ini terbatas pada jumlah orang yang sangat sedikit dari berbagai negara, memastikan ritual itu selesai meskipun dalam keadaan sulit," kata raja berusia 84 tahun tersebut, seperti dikutip AFP, Senin (3/8/2020).
Otoritas kesehatan mengatakan tidak ada kasus infeksi Covid-19 yang dilaporkan di tempat-tempat suci selama ibadah haji berlangsung.
Menurut pihak berwenang, para jamaah haji diwajibkan menjalani pemeriksaan suhu tubuh secara rutin dan akan dikarantina selama 14 hari ke depan. (Baca: Otoritas Makkah Gunakan 54.000 Liter Disinfektan untuk Bersihkan Kakbah )
Lihat Juga :