Kontes Unik, Mahasiswa China Ditawari Rp12 Juta untuk Sumbangkan Sperma
Jum'at, 22 September 2023 - 14:58 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, mereka tidak boleh perokok, pecandu alkohol, pengguna narkoba, atau memiliki riwayat hubungan seksual sesama jenis maupun pergaulan bebas.
Sampel sperma akan dievaluasi berdasarkan setidaknya empat kriteria, yakni konsentrasi, volume, struktur, dan motilitas sperma, atau seberapa cepat pergerakan sperma.
Kontes ini, yang diumumkan pada 10 September, dilakukan ketika negara tersebut bergulat dengan laporan penurunan jumlah sperma di kalangan pria, yang berkontribusi terhadap rendahnya angka kelahiran.
"Karena pencemaran lingkungan dan tekanan kerja, kualitas sperma secara keseluruhan menurun. Hal ini menyebabkan kemandulan pada sejumlah pasangan suami istri, sehingga menimbulkan ketidakharmonisan dalam keluarga dan masyarakat. Ibarat darah, donor sperma merupakan kegiatan kemanusiaan. Hal ini bisa membawa kabar baik bagi pasangan infertil. Oleh karena itu, kami menyerukan kepada mahasiswa untuk mendonasikan spermanya agar dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat," kata Bank Sperma Provinsi Henan di Weibo.
China telah menghapus kebijakan satu anak yang telah berlaku selama puluhan tahun pada tahun 2015, sehingga semua pasangan dapat memiliki dua anak.
Sampel sperma akan dievaluasi berdasarkan setidaknya empat kriteria, yakni konsentrasi, volume, struktur, dan motilitas sperma, atau seberapa cepat pergerakan sperma.
Kontes ini, yang diumumkan pada 10 September, dilakukan ketika negara tersebut bergulat dengan laporan penurunan jumlah sperma di kalangan pria, yang berkontribusi terhadap rendahnya angka kelahiran.
"Karena pencemaran lingkungan dan tekanan kerja, kualitas sperma secara keseluruhan menurun. Hal ini menyebabkan kemandulan pada sejumlah pasangan suami istri, sehingga menimbulkan ketidakharmonisan dalam keluarga dan masyarakat. Ibarat darah, donor sperma merupakan kegiatan kemanusiaan. Hal ini bisa membawa kabar baik bagi pasangan infertil. Oleh karena itu, kami menyerukan kepada mahasiswa untuk mendonasikan spermanya agar dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat," kata Bank Sperma Provinsi Henan di Weibo.
China telah menghapus kebijakan satu anak yang telah berlaku selama puluhan tahun pada tahun 2015, sehingga semua pasangan dapat memiliki dua anak.
Lihat Juga :