China Respons Keras Sindiran Xi Jinping Diktator oleh Menlu Jerman

Selasa, 19 September 2023 - 08:47 WIB
loading...
A A A
Pada bulan April, dia juga menggambarkan beberapa bagian dari perjalanannya ke China sebagai sesuatu yang “lebih dari sekadar mengejutkan,” namun tidak memberikan rincian apa pun.

Menlu Jerman juga menegaskan Berlin tidak boleh naif dan harus menghindari kesalahan berulang yang telah dilakukannya dalam hubungannya dengan Rusia.

Di tengah konflik antara Rusia dan Ukraina, Jerman dikritik karena kebijakan “perubahan melalui perdagangan” terhadap Moskow, yang sebagian besar terkait dengan mantan kanselir Angela Merkel.

Berdasarkan kebijakan ini, Rusia dimaksudkan untuk menjadi lebih dekat dengan Barat melalui hubungan ekonomi.

Merkel sendiri membantah ini adalah tujuannya, dan menambahkan dia hanya berusaha membangun hubungan dengan “negara yang mempunyai senjata nuklir terkuat kedua di dunia.”

Baerbock bukan satu-satunya yang menyebut Xi sebagai “diktator.” Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan hal tersebut pada bulan Juni, hanya sehari setelah Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyelesaikan kunjungannya ke China yang bertujuan meredakan ketegangan antara kedua negara.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Bomber Siluman B-21...
Bomber Siluman B-21 AS Mampu Dideteksi dan Dihabisi oleh China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved