Komandan Pasukan Elit Rusia Dilaporkan Tewas di Ukraina
Jum'at, 15 September 2023 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
Unit-unit lintas udara yang relatif elit, kata ISW, sedang melakukan serangan balik terbatas di sektor-sektor penting di garis depan, dan kematian Vasily Popov mendukung penilaian ISW bahwa serangan balik ini kemungkinan akan semakin melemahkan unit-unit ini.
Pasukan lintas udara — dikenal sebagai VDV, akronim dari Vozdushno Desantniye Voyska dalam bahasa Rusia — adalah salah satu pasukan Rusia yang paling terlatih, memiliki perlengkapan terbaik, dan paling berpengalaman.
Mereka dilatih untuk memimpin operasi ofensif Rusia dan ditugaskan untuk menduduki dan mempertahankan target strategis yang penting.
Peran mereka di ujung tombak Moskow membuat unit VDV menderita banyak korban pada tahap awal invasi skala penuh ke Ukraina.
Para pejabat militer Eropa sebelumnya mengatakan kepada Newsweek bahwa formasi VDV garda depan mengalami tingkat korban hingga 40 persen pada bulan-bulan awal apa yang disebut “operasi militer khusus” Moskow. Di antara mereka yang hancur adalah Divisi Serangan Udara Pengawal ke-76, yang ditugaskan untuk memimpin invasi hipotetis Rusia di masa depan ke negara-negara Baltik NATO.
Baca Juga: Tegaskan Tak Dukung Biden, Musk: Sanksi AS Cegah Ukraina Gunakan Starlink
Pasukan lintas udara — dikenal sebagai VDV, akronim dari Vozdushno Desantniye Voyska dalam bahasa Rusia — adalah salah satu pasukan Rusia yang paling terlatih, memiliki perlengkapan terbaik, dan paling berpengalaman.
Mereka dilatih untuk memimpin operasi ofensif Rusia dan ditugaskan untuk menduduki dan mempertahankan target strategis yang penting.
Peran mereka di ujung tombak Moskow membuat unit VDV menderita banyak korban pada tahap awal invasi skala penuh ke Ukraina.
Para pejabat militer Eropa sebelumnya mengatakan kepada Newsweek bahwa formasi VDV garda depan mengalami tingkat korban hingga 40 persen pada bulan-bulan awal apa yang disebut “operasi militer khusus” Moskow. Di antara mereka yang hancur adalah Divisi Serangan Udara Pengawal ke-76, yang ditugaskan untuk memimpin invasi hipotetis Rusia di masa depan ke negara-negara Baltik NATO.
Baca Juga: Tegaskan Tak Dukung Biden, Musk: Sanksi AS Cegah Ukraina Gunakan Starlink
(ian)
Lihat Juga :