Putra Presiden AS Joe Biden Didakwa 3 Kasus Kepemilikan Senjata dengan Ancaman 25 Tahun Penjara

Jum'at, 15 September 2023 - 06:30 WIB
loading...
Putra Presiden AS Joe...
Hunter Biden, putra Presiden AS Joe Biden, memiliki banyak skandal mulai dari narkoba hingga kepemilikan senjata. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Berdasarkan undang-undang federal Amerika Serikat (AS) memiliki senjata api saat menjadi pengguna narkoba merupakan suatu kejahatan. Dakwaan tersebut dijatuhkan kepada Hunter Biden, putra Presiden AS Joe Biden.

"Jika terbukti bersalah, dia menghadapi hukuman maksimal 25 tahun penjara," demikian pernyataa Departemen Kehakiman AS. Hukuman sebenarnya untuk kejahatan federal biasanya kurang dari hukuman maksimum yang mungkin.

Masih belum jelas kapan dan di mana sidang pertama Hunter Biden akan berlangsung. Pengacara Biden, Abbe Lowell, menyatakan bahwa dakwaan tersebut dipengaruhi oleh campur tangan Partai Republik yang tidak pantas dan partisan dalam proses ini.

Dia mengatakan kliennya "tidak melanggar hukum" dan bahwa kepemilikan senjata yang sudah dibongkar tidak pernah menjadi ancaman terhadap keselamatan publik.

“Tetapi seorang jaksa, dengan segala kekuasaannya, tunduk pada tekanan politik merupakan ancaman besar bagi sistem peradilan kita,” kata Lowell, dilansir BBC.

Profesor Sekolah Hukum Cornell, Randy Zellin, mengatakan kepada BBC bahwa dia yakin Hunter Biden kemungkinan besar tidak akan menjalani hukuman penjara dan kemungkinan besar akan ada kesepakatan pembelaan.

“Itu kasus yang tidak masuk akal,” katanya. "Tidak ada yang terluka. Ini adalah kejahatan tanpa korban. Dia belum pernah mendapat masalah sebelumnya. Apakah ini benar-benar cara kita ingin menyia-nyiakan sumber daya peradilan?"
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved