6 Kontroversi Visi 2030 Pangeran Mohammed bin Salman, Paling Utama Masih Bergantung pada Minyak dan Tenaga Kerja Asing

Minggu, 10 September 2023 - 21:30 WIB
loading...
6 Kontroversi Visi 2030...
Visi 2030 yang dikembangkan Pangeran Mohammed bin Salman memiliki banyak kontroversi. Foto/Reuters
A A A
RIYADH - Arab Saudi berada di tengah-tengah kebangkitan sekali seumur hidup yang dapat menjadikan atau menghancurkan kerajaan paling kuat di Teluk.

Setelah hampir satu abad bergantung pada kekayaan minyaknya, negara ini berupaya keras mewujudkan rencana besar yang bertujuan untuk mengubah seluruh perekonomiannya dan membuka jalan menuju masa depan bagi generasi muda yang haus akan peluang.

Rencana tersebut, yang dikenal sebagai Visi 2030, dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed Bin Salman yang berusia 38 tahun dan sangat ambisius, pemimpin de facto yang berusaha memperkuat warisannya dan posisi kerajaan di panggung global – semuanya pada akhir tahun 2030. dekade ini.

Namun reformasi radikal bukannya tanpa kontroversi.

Kerajaan ini semakin diawasi sejak Putra Mahkota berkuasa pada tahun 2017. Arab Saudi memicu kemarahan internasional pada tahun 2018 setelah kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul, dan terus menghadapi tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.

Meskipun demikian, tidak ada yang mampu menghentikan Arab Saudi untuk memberikan pengaruh yang lebih besar di panggung global.

Negara ini membuka anggarannya untuk menyalurkan miliaran dolar untuk segala hal mulai dari olahraga hingga media dan hiburan sebagai bagian dari belanja internasional yang bertujuan membantu melakukan diversifikasi di luar minyak.

Semua ini menjadikan Arab Saudi sebuah negara yang lebih relevan dari sebelumnya.

Berikut adalah 6 kontroversi Visi 2030 yang diusung oleh Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

1. Perekonomian dalam Mode Booming

6 Kontroversi Visi 2030 Pangeran Mohammed bin Salman, Paling Utama Masih Bergantung pada Minyak dan Tenaga Kerja Asing

Foto/Reuters

Melansir Insider, seperti banyak negara lainnya, perekonomian Arab Saudi terpuruk ketika pandemi ini melanda pada tahun 2020, namun satu-satunya jalan keluarnya adalah dengan bangkit sejak saat itu.

PDB negara ini melonjak melampaui USD1 triliun pada tahun lalu untuk pertama kalinya, sementara output per kapita mencapai USD30.436, naik sekitar 50% hanya dalam dua tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Mohammed bin Salman,...
Mohammed bin Salman, Pemimpin Arab Paling Berpengaruh 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved