Diancam Taliban, Prancis Evakuasi 5 Wanita Afghanistan ke Paris

Selasa, 05 September 2023 - 04:58 WIB
loading...
Diancam Taliban, Prancis...
Prancis mengevakuasi 5 wanita Afghanistan yang diancam Taliban ke Paris. Foto/Ilustrasi
A A A
PARIS - Prancis mengevakuasi lima wanita Afghanistan yang diancam oleh Taliban dari Pakistan ke Paris yang akan tiba pada Senin waktu setempat. Hal itu diungkapkan kepala otoritas imigrasi Prancis Didier Leschi.

"Berdasarkan perintah presiden, perhatian khusus diberikan kepada perempuan yang terutama diancam oleh Taliban karena mereka memegang posisi penting dalam masyarakat Afghanistan atau memiliki kontak dekat dengan orang Barat. Inilah yang terjadi pada lima perempuan yang akan tiba hari ini," ucap Leschi seperti dikutip dari France 24, Selasa (5/9/2023).

Perempuan-perempuan tersebut termasuk mantan direktur universitas, mantan konsultan LSM, mantan presenter televisi, dan guru di sekolah rahasia di Kabul.

Salah satu wanita tersebut didampingi oleh tiga orang anak.

Baca Juga: Taliban Larang Perempuan Kunjungi Taman Nasional

Para wanita tersebut tidak dapat meninggalkan Afghanistan dengan transportasi udara ke negara-negara Barat ketika Taliban kembali berkuasa pada tahun 2021.

"Mereka melarikan diri ke negara tetangga Pakistan di mana mereka mencari perlindungan sementara. Dari sana, pihak berwenang Perancis mengatur evakuasi mereka," terang Leschi.

"Begitu mereka tiba di Prancis, mereka akan didaftarkan sebagai pencari suaka dan diberikan tempat tinggal sementara permohonan status pengungsi mereka dipertimbangkan," jelas Leschi.

Dia juga mengatakan bahwa evakuasi semacam itu kemungkinan besar akan terulang kembali pada perempuan Afghanistan lainnya yang memiliki profil serupa.

Baca Juga: Macron Ngotot Prancis Tanpa Kompromi Larang Abaya dan Baju Muslim di Sekolah
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Prancis Kerahkan Pesawat...
Prancis Kerahkan Pesawat Bersenjata Nuklir ke Perbatasan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved