Macron Ngotot Prancis Tanpa Kompromi Larang Abaya dan Baju Muslim di Sekolah
Minggu, 03 September 2023 - 01:30 WIB
loading...
Seorang wanita mengenakan abaya di Nantes, Prancis, 29 Agustus 2023. Foto/REUTERS/Stephane Mahe
A
A
A
PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Jumat (1/9/2023) menyerukan ketegasan dalam melarang siswa mengenakan abaya dan pakaian Islami lainnya.
Pernyataan Macron muncul hanya tiga hari sebelum dimulainya tahun ajaran baru di Prancis.
Selama kunjungannya ke sekolah menengah kejuruan di Orange, Perancis selatan, Macron mengumumkan, “Pemerintah tidak akan membiarkan apa pun berlalu. Kita tahu akan ada kasus-kasus… mungkin karena kelalaian, tapi upaya untuk menantang sistem republik. Kita harus keras kepala.”
Pada Kamis malam, Menteri Pendidikan Perancis Gabriel Attal mengirimkan memorandum kepada pimpinan lembaga pendidikan di mana dia menekankan, “Mengenakan abaya dan gamis (baju/tunik panjang) adalah isyarat keagamaan yang bertujuan menguji perlawanan republik terhadap tempat perlindungan sekuler yang seharusnya dimiliki sekolah.”
Para guru dan kepala sekolah di Perancis “tidak akan dibiarkan begitu saja” dalam hal penegakan larangan tersebut, Macron menjelaskan, seraya menambahkan, “Pihak berwenang Perancis akan tanpa kompromi dalam hal ini.”
Pernyataan Macron muncul hanya tiga hari sebelum dimulainya tahun ajaran baru di Prancis.
Selama kunjungannya ke sekolah menengah kejuruan di Orange, Perancis selatan, Macron mengumumkan, “Pemerintah tidak akan membiarkan apa pun berlalu. Kita tahu akan ada kasus-kasus… mungkin karena kelalaian, tapi upaya untuk menantang sistem republik. Kita harus keras kepala.”
Pada Kamis malam, Menteri Pendidikan Perancis Gabriel Attal mengirimkan memorandum kepada pimpinan lembaga pendidikan di mana dia menekankan, “Mengenakan abaya dan gamis (baju/tunik panjang) adalah isyarat keagamaan yang bertujuan menguji perlawanan republik terhadap tempat perlindungan sekuler yang seharusnya dimiliki sekolah.”
Para guru dan kepala sekolah di Perancis “tidak akan dibiarkan begitu saja” dalam hal penegakan larangan tersebut, Macron menjelaskan, seraya menambahkan, “Pihak berwenang Perancis akan tanpa kompromi dalam hal ini.”
Lihat Juga :