6 Penyebab Tank Abrams Tak Mampu Mendukung Serangan Balik Ukraina ke Rusia

Sabtu, 02 September 2023 - 22:05 WIB
loading...
A A A
Bahkan ketika seluruh 31 Abrams sudah tersedia, Matviychuk mencatat, satu batalion tidak akan memberikan banyak manfaat dalam menghadapi superioritas Rusia dalam artileri dan perlindungan udara.

“Ada aturan yang kami gunakan di militer bahwa tank modern di medan perang tanpa perlindungan akan bertahan tidak lebih dari 15 menit. Pihak Ukraina tidak memiliki perlindungan apa pun. Ngomong-ngomong, itulah sebabnya Challenger 2 belum muncul di medan perang, karena mereka takut jika dikirim, mereka akan langsung hancur,” kata Matviychuk.

Baca Juga: 10 Fakta Armada Drone Iran, Mengandalkan Amati, Tiru, Modifikasi Teknologi dari Negara Lain

5. Tidak Sesuai Medan Pertempuran

Selain itu, Matviychuk mengatakan, kendaraan lapis baja canggih Barat yang dikirim ke Ukraina pada awalnya dibuat selama Perang Dingin untuk beroperasi di Eropa Barat dan Tengah, yang memiliki jalan yang bagus dan beraspal, danau dan sungai yang rapi, serta tidak adanya rawa – bukan banjir musim semi. lahan rawan dan rawa di sebagian besar Eropa Timur, termasuk Donbass. Hal ini mempersulit operasi semua sistem persenjataan Barat, tidak hanya Abrams.

6. Tidak Efektif

6 Penyebab Tank Abrams Tak Mampu Mendukung Serangan Balik Ukraina ke Rusia

Foto/Reuters

David T. Pyne, mantan perwira senjata tempur dan staf markas besar Angkatan Darat AS yang memiliki pengalaman pribadi dengan tank Abrams, juga menyatakan pesimismenya mengenai dampak penempatan tank tersebut di Ukraina.

“AS mengirimkan tank M-1A1 SA ke Ukraina… Ini pada dasarnya adalah versi ekspor yang ‘terbodoh’ dari tank tempur utama M-1A2 Amerika yang tidak menyertakan… lapis baja Chobham. Kurang efektif dalam pertempuran melawan tank modern Rusia dan kurang mampu bertahan di medan perang dibandingkan model tank terbaru Amerika," kata Pyne.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
Berita Terkini
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved