Korea Selatan Butuh Lebih Banyak Bayi dan Asisten Rumah Tangga

Sabtu, 02 September 2023 - 20:35 WIB
loading...
Korea Selatan Butuh...
Krisis populasi mengganggu perekonomian Korea Selatan. Foto/Reuters
A A A
SEOUL - Ketika Korea Selatan berjuang untuk membuat generasi muda tertarik pada pernikahan dan anak, pihak berwenang mencoba cara baru: mengimpor pekerja asing untuk menanggung sebagian beban rumah tangga.

Pemerintah Korsel mengumumkan program percontohan yang memungkinkan 100 pembantu rumah tangga asing untuk mulai bekerja di ibu kota Seoul akan dimulai pada awal Desember. Rencana tersebut akan memperluas jumlah industri dan perusahaan yang memenuhi syarat untuk mempekerjakan pekerja asing, karena Korea Selatan menghadapi populasi yang menua, penyusutan tenaga kerja, dan kekurangan tenaga kerja di berbagai sektor.

Program percontohan ini akan memprioritaskan pengiriman pekerja rumah tangga asing ke pasangan menikah dengan pendapatan ganda yang berusia 20 hingga 40 tahun, rumah tangga dengan orang tua tunggal, dan keluarga dengan banyak anak, karena kelompok-kelompok ini memiliki permintaan bantuan pekerjaan rumah tangga yang paling tinggi. "Program ini bertujuan untuk meringankan beban pekerjaan rumah tangga dan perawatan anak,” demikian keterangan kantor perdana menteri Korea Selatan, dilansir CNN.

Pengurus rumah tangga asing harus berusia minimal 24 tahun, dan akan menjalani pemeriksaan latar belakang termasuk peninjauan catatan kriminal atau terkait narkoba. Pihak berwenang juga akan mengevaluasi pengalaman kerja, pengetahuan dan keterampilan berbahasa para migran.

Baca Juga: Perbandingan Kekuatan Militer China, Jepang, Korea Utara dan Korea Selatan, Mana yang Paling Kuat?

Mereka akan ditempatkan di rumah tangga Korea melalui “lembaga yang kredibel,” yang akan memantau keberhasilan program tersebut selama enam bulan berjalan, kata rilis berita tersebut.

Beban pengasuhan anak dan pekerjaan rumah tangga telah lama disebut-sebut sebagai faktor penyebab menurunnya angka pernikahan dan kelahiran di Korea Selatan – serta meningkatnya biaya hidup, dan meningkatnya keengganan di kalangan perempuan berpendidikan untuk menunda karier mereka.

Sebuah laporan pemerintah awal pekan ini menemukan bahwa di antara penduduk berusia 19 hingga 34 tahun, lebih dari setengahnya mengatakan mereka tidak merasa perlu untuk memiliki anak, bahkan setelah menikah. Dan hanya 36,4% responden mengatakan mereka memiliki persepsi positif terhadap pernikahan – dengan alasan faktor-faktor umum seperti kesulitan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved