PM Jepang Santap Ikan Fukushima, Yakinkan Pembuangan Air Nuklir Aman

Jum'at, 01 September 2023 - 08:51 WIB
loading...
PM Jepang Santap Ikan...
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menyantap ikan yang ditangkap di lepas pantai Fukushima. Dia ingin yakinkan dunia bahwa pembuangan air limbah nuklir Fukushima ke laut aman. Foto/Kantor Urusan Publik Kabinet Jepang
A A A
TOKYO - Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida dan tiga menteri kabinet menyantap ikan yang ditangkap di lepas pantai Fukushima. Mereka ingin meyakinkan masyarakat internasional bahwa pembuangan air limbah nuklir olahan ke laut aman.

Jepang mulai membuang air limbah olahan dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi ke laut Samudra Pasifik pada 24 Agustus 2023.

Menurut Menteri Perekonomian dan Industri Yasutoshi Nishimura, yang hadir pada pertemuan makan siang tersebut, Kishida dan ketiga menteri kabinet duduk menikmati makanan flounder, gurita dan ikan bass serta daging babi rebus, buah-buahan dan berbagai sayuran di kantor sang pemimpin.

Baca Juga: Alasan Jepang Buang Limbah Nuklir Fukushima ke Laut, Sains Jadi Dalih Pembenaran

"Kami makan untuk mendukung wilayah Sanriku Joban. Semua makanan laut dari Sanriku Joban penuh dengan daya tarik," kata Kishida kepada wartawan yang diundang untuk memfilmkan acara makan tersebut, seperti dikutip Euronews, Jumat (1/9/2023).

Wilayah itu merupakan bagian dari garis pantai Pasifik utara Jepang, termasuk Fukushima.

"Tolong semua orang menunjukkan dukungan Anda terhadap makanan laut Jepang yang aman dan lezat termasuk yang berasal dari Sanriku Joban," kata Kishida ke arah kamera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved