Kenapa Sering Terjadi Kecelakaan Kereta di India?

Selasa, 29 Agustus 2023 - 08:10 WIB
loading...
Kenapa Sering Terjadi...
Kecelakaan kereta api kerap terjadi di India. Foto/Reuters
A A A
NEW DELHI - Kecelakaan kereta di India kerap jadi perhatian dunia, sebab India menjadi salah satu negara dengan kecelakaan kereta tersering.

India, dengan sistem transportasi kereta api yang luas dan padat, sering kali mengalami insiden kecelakaan kereta yang memprihatinkan.

Meskipun pemerintah dan otoritas terkait telah berusaha untuk meningkatkan keamanan dan infrastruktur kereta, beberapa faktor krusial masih menjadi penyebab utama seringnya terjadi kecelakaan kereta di negara ini.

Kenapa Sering Terjadi Kecelakaan Kereta di India?

1. Infrastruktur yang Tua dan Overload

Salah satu faktor utama yang menyebabkan kecelakaan kereta di India adalah infrastruktur kereta yang tua dan kadang-kadang kurang terawat. Banyak jalur kereta telah digunakan selama bertahun-tahun tanpa perbaikan yang memadai.

Selain itu, kereta sering dioperasikan melebihi kapasitas maksimumnya, yang dapat menyebabkan kelelahan material pada rel dan peralatan kereta, meningkatkan risiko terjadinya insiden.

Infrastruktur dalam sistem kereta api, yang melibatkan elemen seperti rel kereta, jembatan, kabel penyalur listrik atas, dan fasilitas perkeretaapian, sering mengalami kerusakan akibat pemeliharaan yang tidak memadai, proses penuaan, tindakan vandalisme, sabotase, maupun dampak bencana alam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Tambang Batu Bara Meledak...
Tambang Batu Bara Meledak di China, 90 Orang Tewas
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Kisah Anjing Pemilik...
Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran
Rekomendasi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved