Kebakaran Hutan di Yunani Terus Berkobar, Korban Jiwa Meningkat Jadi 21 Orang

Jum'at, 25 Agustus 2023 - 20:33 WIB
loading...
Kebakaran Hutan di Yunani...
Kebakaran hutan di Yunani terus berkobar, korban jiwa meningkat jadi 21 orang. Foto/The New York Times
A A A
ATHENA - Petugas pemadam kebakaran Yunani terus berjuang untuk memadamkan sejumlah kebakaran hutan yang meluas, ketika jumlah korban tewas dalam minggu ini meningkat menjadi 21 orang.

Pemadam kebakaran Yunani pada hari Jumat (25/8/2023) mengatakan mereka telah menemukan mayat seorang pria di daerah yang sama di Evros, Yunani utara, tempat korban pertama kebakaran minggu ini ditemukan pada hari Senin.

19 mayat lainnya yang diyakini sebagai migran, dua di antaranya anak-anak, ditemukan di daerah tersebut awal pekan ini.

Wilayah Evros merupakan titik masuk rutin bagi para migran dari negara tetangga Turki, dan penjaga perbatasan setempat telah memperingatkan bahwa lebih banyak pencari suaka mungkin terjebak dalam kebakaran yang terjadi pada hari Sabtu.

Seorang penggembala tua tewas dalam kebakaran lain di Boeotia, utara Athena pada hari Senin.

“Yunani mengalami tahun tersulit dalam hal kondisi iklim sejak dimulainya pengumpulan data meteorologi,” kata juru bicara pemerintah Pavlos Marinakis dalam pengarahan rutin seperti dikutip dari News.com.au.

Baca Juga: Kebakaran Hutan Lahap Daratan Yunani, 18 Orang Tewas Terpanggang

Ia menambahkan, selama sepekan terakhir pemadam kebakaran harus menangani 516 kebakaran baru.

Bagian depan Evros, yang terbakar sejak Sabtu, tetap menjadi tantangan tersulit bagi petugas pemadam kebakaran pada hari Jumat.

“Sayangnya Evros adalah bagian paling aktif dari semua lini yang kita hadapi saat ini, dan mungkin bagian tersulit yang akan kita hadapi hari ini,” kata juru bicara pemadam kebakaran Yiannis Artopios kepada televisi pemerintah ERT.

Api juga melahap hutan Dadia, salah satu suaka burung pemangsa utama di Eropa.

Kebakaran hutan Alexandroupoli sekarang menjadi yang terbesar di Uni Eropa pada tahun 2023 dan terbesar kedua sejak tahun 2000, menurut blok tersebut.

"Namun kebakaran berbahaya lainnya di Gunung Parnitha dekat Athena telah dapat dikendalikan," kata Artopios.

Kebakaran besar ketiga masih berkobar di Boeotia, namun kondisinya sudah membaik.

Baca Juga: Pesawat Pemadam Kebakaran Yunani Jatuh di Tengah Kebakaran Dahsyat

Pihak berwenang menyalahkan pelaku pembakaran atas berbagai aksi yang muncul secara bersamaan di negara tersebut selama beberapa hari terakhir.

Artopios mengatakan penyelidikan atas pembakaran tersebut sekarang melibatkan badan intelijen nasional.

Sebelumnya, seorang pria berusia 45 tahun ditangkap karena dicurigai melakukan pembakaran pada hari Kamis.

Risiko kebakaran yang sangat tinggi diperkirakan terjadi pada hari Jumat ini di Yunani tengah dan Athena.

Menurut perkiraan dari National Observatory, kebakaran telah menghanguskan lebih dari 120.000 hektar lahan di seluruh Yunani pada tahun 2023 hingga Rabu.

Sedangkan menurut Observatorium Kebakaran Hutan Eropa, luas lahan yang terbakar tahun ini tiga kali lebih besar dari rata-rata kebakaran tahunan sejak tahun 2006.

Baca Juga: Kebakaran Hutan Dahsyat Paksa Ribuan Wisatawan Tinggalkan Hotel
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Gunung Berapi Bawah...
Gunung Berapi Bawah Laut Jadi Ancaman AS setelah Kebakaran Hutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved