Tensi Memanas, Niger Minta Bantuan Mali dan Burkina Faso Jika Diserang

Jum'at, 25 Agustus 2023 - 17:13 WIB
loading...
Tensi Memanas, Niger...
Niger memberikan izin tentara Mali dan Burkina Faso lakukan intervensi jika diserang. Foto/Ilustrasi
A A A
NIAMEY - Junta militer Niger yang mengambil alih kekuasaan bulan lalu telah memberikan izin tentara Burkina Faso dan Mali untuk melakukan intervensi di negara tersebut jika terjadi agresi.

Menteri Luar Negeri Burkina Faso dan Mali, Olivia Rouamba dan Abdoulaye Diop, mengunjungi Niamey pada hari Kamis, di mana mereka diterima oleh penguasa baru Niger, Jenderal Abdourahamane Tiani.

"Mereka menyambut baik penandatanganan perintah yang memberi wewenang kepada tentara Burkina Faso dan Mali untuk melakukan intervensi di wilayah Niger jika terjadi agresi," bunyi pernyataan yang dibacakan oleh wakil sekretaris jenderal kementerian luar negeri Niger seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (25/8/2023).

Baca Juga: Buntut Kudeta Militer, Uni Afrika Tangguhkan Keanggotaan Niger

Perwira militer Niger menggulingkan Presiden Mohamed Bazoum pada tanggal 26 Juli, yang mendorong blok regional Afrika Barat ECOWAS mengancam akan menggunakan kekerasan untuk mengembalikannya ke tampuk kekuasaan.

Niger adalah negara keempat di Afrika Barat sejak tahun 2020 yang mengalami kudeta, setelah Burkina Faso, Guinea, dan Mali.

Junta di Burkina Faso dan Mali mengatakan bahwa intervensi militer apa pun terhadap negara tetangga mereka akan dianggap sebagai “deklarasi perang” terhadap negara mereka.

Dan Tiani memperingatkan dalam pidatonya yang disiarkan televisi pada hari Sabtu: “Jika sebuah serangan dilakukan terhadap kami, itu tidak akan menjadi hal yang mudah seperti yang dipikirkan beberapa orang.”

Baca Juga: Aljazair Tolak Wilayah Udaranya Digunakan Prancis Buat Operasi Militer di Niger

Para pemimpin ECOWAS awalnya memberikan ultimatum tujuh hari kepada junta Niger untuk memulihkan kekuasaan atau menghadapi konsekuensinya, termasuk tindakan militer.

Tindakan yang direncanakan tersebut tidak terjadi karena banyak upaya dialog dan diplomasi telah dilakukan oleh ECOWAS dan sekutunya seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Seorang pejabat tinggi ECOWAS mengatakan pada hari Jumat bahwa blok tersebut siap untuk melanjutkan intervensi militer di Niger dan telah memilih "Hari-H".

Baca Juga: Turki Komentari Kemungkinan Intervensi Militer Asing di Niger
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
Mali Kacau! Separatis...
Mali Kacau! Separatis Serang Basis Militer Seluruh Negeri, Menhan Camara Tewas
Intel Rusia Tuduh Prancis...
Intel Rusia Tuduh Prancis Rencanakan Kudeta di Negara-negara Bekas Jajahannya di Afrika
Jenderal Zhang Disingkirkan,...
Jenderal Zhang Disingkirkan, Tak Ada Lagi Jenderal China yang Berani pada Xi Jinping
Xi Jinping dan Krisis...
Xi Jinping dan Krisis Komando PLA: Kasus Zhang Youxia Ungkap Konflik Internal China
Ingin Jadi Presiden...
Ingin Jadi Presiden Abadi, Xi Jinping Singkirkan Semua Jenderal yang Menghalangi
Pelatih Mali Bocorkan...
Pelatih Mali Bocorkan Kelemahan Timnas Indonesia U-22
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved