4 Skenario Masa Depan Wagner, Tampil Wajah Baru dan Dikendalikan Penuh oleh Putin

Jum'at, 25 Agustus 2023 - 00:28 WIB
loading...
A A A
“Saya tidak tahu apakah [Prigozhin] mempunyai kesempatan untuk bertahan di Belarusia, tapi itu adalah satu-satunya kesempatan kecilnya” untuk bertahan hidup, kata Bizyukin.

2. Tetap Berperang di Ukraina dan Afrika

4 Skenario Masa Depan Wagner, Tampil Wajah Baru dan Dikendalikan Penuh oleh Putin

Foto/Reuters

Namun karena Wagner terbukti sangat efektif, maka senjata ini mungkin akan terus ada dan beroperasi di Ukraina dan di tempat lain – bahkan jika senjata ini tidak hanya “kering, tapi juga dipenggal”, menurut analis militer independen David Gendelman.

Kecelakaan pesawat itu kabarnya memusnahkan para petinggi Wagner.

Salah satu penumpang yang tewas adalah Valery Chkalov, sekutu utama Prigozhin yang bertanggung jawab atas logistik Wagner di Ukraina, Suriah, dan Afrika. Yang lainnya adalah letnan kunci Yevgeny Makaryan dan Sergey Propustin.

Namun sumber daya perusahaan, termasuk pesawat tempur yang telah teruji dalam pertempuran dan operasi yang berfungsi dengan lancar di Afrika, terlalu berharga bagi Kremlin untuk membiarkan Wagner dibubarkan, kata Gendelman.

3. Wagner Dikendalikan Penuh oleh Putin

4 Skenario Masa Depan Wagner, Tampil Wajah Baru dan Dikendalikan Penuh oleh Putin

Foto/Reuters

“Jadi, mereka kemungkinan besar akan terus beroperasi di bawah kendali baru yang berafiliasi dengan kepemimpinan Rusia. Dan, mungkin, pengendalian semacam itu telah dilakukan sebagai bagian dari persiapan untuk memenggal kepala organisasi tersebut,” katanya kepada Al Jazeera.

Namun pengaruh Wagner – dan Moskow – di Afrika mungkin akan berkurang karena meningkatnya pengaruh Tiongkok dan anggota inti lainnya dari blok BRICS yang kini sedang berkembang.

“Penguasaan Rusia di Afrika akan melemah terlepas dari siapa pemimpinnya” Wagner, kata analis yang berbasis di Kyiv, Aleksey Kushch, kepada Al Jazeera.

4. Tanpa Prigozhin, Wagner Bubar

4 Skenario Masa Depan Wagner, Tampil Wajah Baru dan Dikendalikan Penuh oleh Putin

Foto/Reuters

Menurut laporan baru-baru ini, ratusan pejuang Wagner yang diasingkan ke pangkalan di Belarusia mulai meninggalkan negara tersebut. Beberapa tidak puas dengan rendahnya tingkat gaji di negara tersebut, yang lain pindah untuk bekerja di Afrika barat. Pasukan di sana berkurang jumlahnya dari lebih dari 5.000 menjadi sekitar seperempatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Pekerjaan yang Dibutuhkan...
Pekerjaan yang Dibutuhkan dan Terancam Punah di Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved