Argentina, Iran, Arab Saudi, Mesir, UEA dan Ethiopia Jadi Anggota Baru BRICS

Kamis, 24 Agustus 2023 - 16:51 WIB
loading...
Argentina, Iran, Arab...
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden China Xi Jinping, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Perdana Menteri India Narendra Modi dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov berpose untuk foto keluarga BRICS pada KTT BRICS 2023 di Sandton
A A A
JOHANNESBURG - Para pemimpin BRICS memutuskan mengundang Argentina, Mesir, Iran, Ethiopia, Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi bergabung dengan kelompok tersebut.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menjelaskan hal itu pada Kamis (24/8/2023).

“Kami telah memutuskan untuk mengundang Republik Argentina, Republik Arab Mesir, Republik Demokratik Federal Ethiopia, Republik Islam Iran, Kerajaan Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab untuk menjadi anggota penuh BRICS. Keanggotaannya akan berlaku mulai 1 Januari 2024,” ungkap Ramaphosa pada KTT BRICS di Afrika Selatan.

Para pemimpin negara-negara BRICS percaya waktunya telah tiba menggunakan mata uang lokal dan sistem pembayaran alternatif, menurut Cyril Ramaphosa.

“Ada momentum global untuk menggunakan mata uang lokal, pengaturan keuangan alternatif, dan sistem pembayaran alternatif. Sebagai BRICS, kami siap menjajaki peluang meningkatkan stabilitas, keandalan, dan keadilan arsitektur keuangan global,” ujar Ramaphosa pada konferensi pers BRICS Summit.

Menurut Ramaphosa, masuknya anggota baru BRICS merupakan tahap pertama dari proses ekspansi kelompok tersebut.

Para pemimpin BRICS telah mengadopsi deklarasi akhir setelah KTT Johannesburg, menurut Ramaphosa.

“Para pemimpin BRICS pada KTT BRICS ke-15 selama dua hari terakhir telah berkesempatan melakukan diskusi baik dalam bentuk pertemuan tertutup, maupun dalam pertemuan resmi resmi, dan dalam diskusi tersebut, telah mencapai kesimpulan untuk mengadopsi Deklarasi Johannesburg II sebagai deklarasi yang mencakup dan meliputi berbagai persoalan yang harus diputuskan oleh para pemimpin,” ujar Ramaphosa pada KTT BRICS di Afrika Selatan.

Dia menjelaskan, BRICS prihatin dengan konflik-konflik di dunia dan menegaskan mereka mendukung solusi damai, melalui dialog.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Cerita Pramono Diledek...
Cerita Pramono Diledek Istri setelah Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
3 Penyebab Arab Saudi...
3 Penyebab Arab Saudi Membela Israel saat Diserang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved