3 Alasan Tentara Rusia Memakai Narkoba saat Berperang Melawan Ukraina

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 20:30 WIB
loading...
A A A
"Tentara Jerman menggunakan Pervitin sebagai faktor penentu dalam kampanye kemenangan," kata Ohler. Mereka memasok pasukannya dengan jutaan pil menjelang serangan tentara ke Uni Soviet. Bahkan obat ajaib, bagaimanapun, tidak dapat memenangkan Jerman pada pertempuran tahun 1941 itu.

Saat perang berlangsung selama empat tahun, Pervitin terus digunakan untuk tentara, kata Ohler, tetapi obat ajaib yang hanya sekali pakai itu mulai menyebabkan masalah ketergantungan dan depresi di antara pengguna. Jerman bahkan menyelenggarakan program rehabilitasi untuk pilot yang "kewalahan", atau mereka yang kecanduan narkoba, kata Ohler.

Setelah Nazi dikalahkan, produksi Pervitin dilanjutkan di Jerman, berpindah ke pasar gelap, menurut Ohler. Puluhan tahun kemudian, obat itu digunakan oleh pasukan perbatasan Jerman Timur yang berusaha tetap terjaga saat mereka menjaga Tembok Berlin, katanya. "Obat itu tidak akan dibuat ilegal sampai tahun 1980-an," kata Ohler kepada Insider.

Baca Juga: 10 Keunggulan Pesawat Tupolev Tu-95, Monster Pengebom yang Ditakuti NATO

2. Tidak Memiliki Rasa Takut

3 Alasan Tentara Rusia Memakai Narkoba saat Berperang Melawan Ukraina

Foto/Sputnik

Pervitin sudah populer di kalangan masyarakat sipil ketika Otto Ranke, direktur Institut Fisiologi Umum dan Pertahanan, yang ditugaskan untuk meningkatkan kemampuan tentara negara, mulai membayangkan apa yang mungkin dilakukan obat itu untuk anak laki-laki Jerman menuju perang.

Narkoba tersebut mengurangi rasa takut, meningkatkan agresi, mengurangi kebutuhan untuk tidur, dan meningkatkan kinerja tugas-tugas sederhana, demikian temuan Ranke. Banyak tentara bahkan membawanya ketika perang dimulai.

"Mereka mengatakan itu memudahkan mereka untuk melakukan pekerjaan mereka, membunuh orang atau menyerang negara asing," kata Ohler kepada Insider.

Baca Juga: 10 Kapal Selam Tercanggih di Dunia, AS dan Rusia Bersaing Ketat

3. Ingin Memenangkan Perang

3 Alasan Tentara Rusia Memakai Narkoba saat Berperang Melawan Ukraina

Foto/Sputnik
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved